Siapa Kris Wiluan, Taipan Indonesia dan Tudingan Goreng Saham KS Energy

Kamis, 13 Agustus 2020 – 18:45 WIB

Profil Kris Wiluan, Taipan Indonesia dan Tudingan Saham Gorengan KS Energy

Profil Kris Wiluan, Taipan Indonesia dan Tudingan Saham Gorengan KS Energy

JAKARTA, REQnews - Dunia bisnis dan konglomerat Indonesia dihebohkan kemunculan kasus Kris Wiluan. Pria berusia 71 tahun ini merupakan taipan Indonesia asal Batam didakwa dengan 112 tuduhan atas kasus kecurangan dan perdagangan saham semu (false trading and market rigging transaction).

Mengutip Straits Times, Kamis 13 Agustus 2020, pengadilan Singapura mendakwa Kris Wiluan dengan pelanggaran Pasal 197 dari Securities and Futures Act (SFA) pada pada Rabu 5 Agustus lalu.

Asal tahu saja, Kris Taenar Wiluan merupakan CEO perusahaan minyak lepas pantai dan jasa kelautan Indonesia, KS Energy. Pun salah satu pendiri Citramas Group Indonesia.

Dalam kasus ini, Kris Wiluan dituduh memerintahkan karyawannya, Ho Chee Yen, untuk menyuruh seorang perwakilan broker, Ngin Kim Choo dari CIMB Sekuritas (Singapura) melakukan perdagangan saham KS Energy. Perintah itu dilakukan lewat akun perdagangan Pacific One Energy. 

Perusahaan migas itu diketahui dijalankan oleh Wiluan dan terdaftar di papan utama Bursa Saham Singapura. Dari bukti yang didapat pengadilan, tercatat ada beberapa transaksi antara Desember 2014 sampai September 2016, untuk mendongkrak nilai saham KS Energy.

Kasus ini juga menjerat Ho (56) dan dikenakan 92 tuduhan karena melanggar SFA. Jika terbukti bersalah, Kris Wiluan akan dipenjara hingga 7 tahun dan denda maksimal 250.000 dollar Singapura (sekitar Rp 2,65 miliar, kurs Rp 10.611/dollar Singapura).

Dalam keterangannya ke Straits Times, Kris Wiluan menyatakan pembelian saham KS Energy saya dilakukan dengan transparansi tertinggi. "Karena saham itu undervalued, maksud saya untuk membantu pemegang saham publik lebih kecil yang sudah membeli saham KS dengan dana pribadi mereka," ujarnya. 

"Saya belum menjual saham yang dibeli dan belum mendapat untung dari transaksi-transaksi ini. Semua pembelian saham saya di KS Energy dibeberkan pada saat transaksi dan diumumkan secara publik ke SGX (Singapore Exchange)."

"Saya tidak pernah bermaksud membuat transaksi perdagangan yang salah atau kecurangan pasar, dan selalu mematuhi aturan hukum."

"Saya sangat kecewa dengan tuduhan ini."

Asal tahu saja, pada 2017 Kris Wiluan dan anaknya, Richard James Wiluan, diinterogasi oleh Departemen Urusan Komersial Singapura (CAD) tentang potensi pelanggaran Pasa 197 SFA.

Saat itu Wiluan senior membayar uang jaminan polisi dan dibebaskan setelah interogasi, sedangkan putranya dibebaskan tanpa uang jaminan

Siapa Kris Wiluan? 

Semua taipan atau konglomerat di Indonesia pasti mengenal Kris Wiluan. Mantan orang terkaya Indonesia ini pernah masuk peringkat ke-40 daftar orang terkaya Indonesia versi majalah Forbes pada tahun 2009.

Total kekayaan bersihnya mencapai 240 juta dollar AS atau Rp 3,5 triliun (kurs Rp 14.600/dollar AS).

Kris Wiluan merupakan pemilik dari kelompok bisnis, Citramas Group dan KS Energy.

Citramas Group adalah perusahaan yang berbasis di Batam yang memproduksi aneka pipa dan peralatan penunjang pengeboran migas. Lebih dari 70 persen produksinya diekspor ke banyak negara. Perusahaan ini diketahui memiliki lebih dari 3.000 karyawan.

Perusahaan ini jadi pengembangan infrastruktur yang meliputi kawasan industri, digital park dan terminal feri, bisnis rekreasi termasuk marina, lapangan golf dan resort, studio animasi, dan produksi film.

Sementara KS Group, merupakan perusahaan penyedia jasa pengeboran minyak dan gas bumi lepas pantai yang terdaftar di Bursa Efek Singapura.

Kris Wiluan lulusan London University dengan gelar BSc Honours di bidang Matematika dan Ilmu Komputer. Melalui KS Energy yang berpusat di Singapura, Kris Wiluan memasok anjungan pengeboran dan menyediakan layanan pendukung industri migas di Asia, Afrika, Timur Tengah, Eropa, hingga Laut Utara.

Ia juga mengendalikan perusahaan keluarga, Citra Bonang. Dari perusahaan yang bergerak di bidang bumbu masak, Citra Bonang sekarang mengembangkan sayap ke bisnis distribusi suku cadang otomotif dan minyak pelumas.

"Kami diterima sebagai pemasok untuk Exxonmobil, Shell, Total, BP, Chevron, Premier Oil, ConocoPhillips, Aramco, dan berbagai perusahaan di banyak negara," kata Kris Wiluan dalam sebuah wawancara dengan Harian Kompas, 22 Agustus 2013 silam.