Berantas Premanisme Hingga Terorisme, Ini Sosok Irjen Petrus Golose

Rabu, 18 November 2020 – 19:32 WIB

Irjen Pol Petrus Golose (Foto: Istimewa)

Irjen Pol Petrus Golose (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kabar mutasi Kapolda Bali, Irjen Petrus Golose menyita perhatian publik. Sebab, Golose dimutasi oleh Kapolri Idham Aziz dan pindah tugas sebagai Pati (perwira tinggi) di Bareskrim Polri.

Hampir empat tahun menjabat sebagai Kapolda Bali, Irjen Golose memiliki sepak terjang yang baik selama menjabat. Pemberantasan aksi premanisme, penutup salah satu diskotik karena adanya peredaran narkoba yang semuanya terjadi di Bali, menjadi beberapa contoh prestasi Golose.

Jenderal yang dikenal tegas tersebut tidak segan dalam menangani aksi premanisme untuk dijebloskan ke penjara. Selain itu, pria kelahiran Manado itu juga berhasil menangani permasalahan pasca teror Bom Bali II. Golose ikut andil dalam membangun museum bom Bali yang terletak di wilayah Denpasar Timur, untuk mengenang peristiwa berdarah tersebut.

Jenderal lulusan Akpol 1988 ini memiliki pengalaman dalam bidang reserse. Sepak terjang yang baik dalam menumpas kasus teroris Dr Azhari pada tahun 2005 di Kota Malang, Jawa Timur, membawanya mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat bertugas di Bareskrim Polri.

Irjen Golose juga pernah turut serta sebagai Peace Keeping Force (UN CIVPOL) di Kamboja-UNTAC (1993) dan Bosnia (2000-2001). Ia aktif berpartisipasi dalam kegiatan seminar, kursus, workshop yang berkaitan dengan money laundering, cybercrime, pemberantasan narkoba dan teroris di dalam maupun luar negeri.

Karirnya beranjak naik hingga ia turut serta dalam penyidikan internasional seperti di Singapura, Malaysia, Amerika Selatan, Kamboja, Timor Timur, dan lain sebagainya. Pada 2006, Golose pernah menjabat sebagai Kepala Unit V IT & Cybercrime Bareskrim Polri. kemudian tahun 2008, ia menulis buku dengan judul "Seputar Kejahatan Hacking: Teori dan Studi Kasus."

Berbagai penghargaan pernah ia dapatkan, seperti tanda jasa Bintang Bhayangkara Pratama, UNCRO Medals, Brevet Penyidik Utama, Brevet Bhayangkara Bahari, dan lain sebagainya.

Namun dengan adanya surat telegram Kapolri nomor ST/3222/XI/KEP/2020, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri, pada 16 November 2020, Golose dimutasi dan digantikan oleh Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra yang sebelumnya menjabat sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri.