Sosok Irjen Putu Jayan, Reserse Ulung Pengganti Irjen Golose Sebagai Kapolda Bali

Minggu, 22 November 2020 – 15:02 WIB

Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra (Foto: Istimewa)

Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kapolri Jenderal Pol Idham Azis resmi melantik Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra sebagai Kapolda Bali pada prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Markas Besar Kepolisian RI, Jakarta pada Jumat 20 November 2020. Pelantikan tersebut menyusul setelah dimutasinya Irjen Pol Petrus Golose sebagai Kapolda Bali sebelumnya.

Jenderal lulusan Akpol 1989 tersebut sebelumnya menduduki posisi sebagai Widyaiswara Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Selain itu, Ia pernah mendapat penugasan di luar institusi Polri.

Yaitu menjabat sebagai Kepala Biro Umum Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) pada September 2016 silam.

Irjen Putu Jayan mengawali karirnya sebagai perwira muda di Polresta Bekasi pada tahun 1990. Karirnya semakin cemerlang dan jabatannya kian meningkat, mulai dari Kasatreskrim Polres Metro hingga sebagai Kapolres Kediri pada tahun 2008.

Pria yang baru berulang tahun ke-53 pada 20 November 2020 tersebut memiliki beberapa tanda penghargaan selama menjabat di kepolisian. Penghargaan tersebut seperti Satyalancana Pengabdian 8 Tahun, Satyalancana Pengabdian 16 Tahun, Satyalancana Karya Bhakti, Satyalancana Operasi Kepolisian, Bintang Bhayangkara Narariya, dan Satyalancana Pengabdian 24 Tahun.

Irjen Putu Jayan mengaku bangga dapat mengemban jabatan baru menggantikan Irjen Pol Dr Petrus R Golose yang dipindahkan Analis Kebijakan di Bareskrim Polri. Ia juga akan meneruskan kebijakan dan program yang telah dilaksanakan dengan baik oleh penjabat sebelumnya.

"Saya akan meneruskan arah kebijakan yang lama tetap. Terus yang menjadi atensi protokol kesehatan kita akan laksanakan, pengamanan Pilkada juga," ujar Irjen Putu Jayan di Mabes Polri Jakarta, pada Jumat 20 November 2020.

Diketahui sebelumnya bahwa 8 Kapolda dan beberapa petinggi Polri dimutasi dari jabatannya. Keputusan tersebut merujuk pada surat telegram Kapolri nomor ST/3222/XI/KEP/2020, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri, pada 16 November 2020.