Profil AKBP Alfian Nurrizal, Wakapolres Bekasi yang Kasih Motor Baru Ustaz Abdul

Selasa, 24 November 2020 – 15:02 WIB

AKBP Alfian Nurrizal (Foto: Istimewa)

AKBP Alfian Nurrizal (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Guru ngaji di Pondok Gede, Abdul Hakim menjadi korban begal pada Minggu 15 November 2020. Sebagai bentuk perhatian Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal memberikan sepeda motor baru kepada Abdul Hakim.

AKBP Alfian Nurrizal diketahui menjabat sebagai Wakapolres Metro Bekasi Kota sejak Maret 2020. Alumni Akpol tahun 2000 tersebut pernah menjadi Kapolresta Probolinggo sejak tahun 2017 untuk menggantikan AKBP Hando Wibowo.

Sepanjang tahun 2018, Alfian melaksanakan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat di wilayah hukum Polresta Probolinggo dengan baik. Selain itu, ia juga berhasil mengantisipasi dan mengatasi terorisme bersama Densus 88 Antiteror serta menjaga situasi kondusif Kota Probolinggo selama tahapan Pilkada Serentak 2018.

Manuver dan kesigapannya, nampak terlihat jelas saat terjadi teror bom di tiga gereja di Surabaya, pada Mei 2018. Kala itu Alfian berhasil mendeteksi kelompok teroris yang tergabung dalam Jamaah Ansarut Daulah (JAD).

Sekitar 16 terduga teroris yang berkaitan dengan pelaku bom bunuh diri gereja di Surabaya, berhasil diamankan dengan sejumlah barang bukti lainnya. Bekerjasama dengan Densus 88 antiteror, pihak Polresta bergerak cepat dalam menangani kasus tersebut.

Selain itu, gangguan kriminalitas jalanan lainnya, seperti begal, balap liar dan pencurian, berhasil diatasi dengan baik olehnya. Mengawali karir bertugas di Polda Jawa Tengah pada tahun 2001, Alfian dikenal akrab dengan semua orang. Selain itu, ia juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama dan memiliki hati yang mulia.

Kepedulian tersebut ia tuangkan dalam aksi peduli lingkungan dengan menanam mangrove di pantai, membuat biopori dan sumur resapan untuk mengatasi banjir, serta menyumbang tandon air untuk daerah rawan kekeringan dan aksi-aksi sosial kemasyarakatan lainnya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga berhasil menolong remaja sebatang kara yang hampir sekarat, membebaskan remaja yang dipasung karena kecanduan narkoba, serta merenovasi rumah warga miskin, hingga rangkaian pengobatan untuk anak penderita Hidrosefalus.