Irjen Rudy Heriyanto, Jenderal Bintang Dua Non Akpol yang Jadi Kapolda Banten

Rabu, 06 Januari 2021 – 16:32 WIB

Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto (Foto: Istimewa)

Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Irjen Pol Rudy Heriyanto resmi menjabat sebagai Kapolda Banten menggantikan Irjen Fiandar, setelah sebelumnya melakukan serah terima jabatan, Selasa 5 Januari 2021.

Alumnus Sekolah Perwira Polri tahun 1993 itu, memiliki pengalaman dalam bidang reserse. Ia merupakan jenderal polisi Non Akpol yang dipercaya menjabat sebagai Kapolda Banten.

Jenderal berusia 52 tahun itu, pernah menjabat sebagai Direskrimum Polda Metro Jaya pada tahun 2016. Sebelum menjabat sebagai Kapolda Banten, Rudy mengemban jabatan di Divisi Hukum Polri sejak 2 September 2019.

Ketika bertugas di Polda Metro Jaya, Rudy pernah terseret dalam kasus penyiraman air keras yang dialami Novel Baswedan. Ia dilaporkan ke Divisi Propam Polri oleh tim advokasi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu pada 7 Juli 2020 lalu.

Ia dilaporkan sebagai mantan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran kode etik karena menghilangkan barang bukti kasus penyiraman air keras terhadap Novel. Karena saat itu, Rudy merupakan bagian dari tim penyidik.

Tak hanya itu, bahkan ketika menjabat sebagai Kadiv Hukum Polri, ia sempat dilaporkan ke Ombudsman RI. Pelaporan tersebut karena ia diduga telah memberikan bantuan hukum terhadap Rahmat Kadir dan Ronny Bugis, sebagai pelaku yang menyerang Novel.

Dalam karir kepolisiannya, Rudy pernah menjabat dalam posisi yang starategis. Seperti, Kapolres Cimahi tahun 2010, Kapolres Metro Jakarta Barat tahun 2015, Dirtipidter Bareskrim Polri tahun 2017, Dirtipideksus Bareskrim Polri tahun 2018, hingga saat ini menjadi Kapolda Banten.

Sejumlah penghargaan pernah diraihnya, mulai dari Bintang Bhayangkara Nararya, SL. Ksatria Bhayangkara, SL. Kebaktian Sosial, hingga SL. Wira Karya.