Ini Dia Sosok Harun Yahya yang Divonis 1000 Tahun Penjara

Selasa, 12 Januari 2021 – 13:01 WIB

Harun Yahya (Foto: Istimewa)

Harun Yahya (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews.com – Harun Yahya ternyata bukan sembarang orang. Lebih dikenal dengan nama Harun Yahya pria tersebut mempunyai nama aseli Adnan Oktar. Dulunya dia seorang pendakwah dan penulis buku-buku islam dan sains. Pada tahun 2002 Harun Yahya sempat popular di Indonesia.

Harun Yahya lahir pada 2 Februari 1956 di Turki. Dia dikenal sebagai penentang teori evolusi, Darwinisme yang dianggapnya sebagai sumber terorisme. Menurutnya teori evolusi adalah ideologi yang menyebarkan materialisme dan ateisme.

Tumbuh besar di Ankara, Turkey Harun Yahya mempelajari banyak karya-karya Said Nursi seorang cendekiawan Muslim Kurdi yang menulis Risale-i Nur. Harun Yahya masuk di Universitas Seni Rupa Murni Mimar Sinan, Turki pada tahun 1979.

Dia juga mengajak mahasiswa untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan tentang islam. Paham Marxisme, komunisme dan filsafat materialistis adalah paham-paham yang sangat dia tentang.

Banyak sekali karya-karya yang dihasilkan oleh Harun Yahya antara lain berjudul, The Religion Of The Ignorant, Communism In Ambush, Keruntuhan Teori Evolusi, Atlas Penciptaan, Islam Denounces Terrorism, Ketiadaan Waktu & Realitas Takdir: Tafsir Ilmiah Tentang Penciptaan, Negeri-Negeri yang Musnah, The miracle in the atom, dan Atlas Of Creaction .

Sebelumnya, pada 1999 ia ditahan dengan tuduhan melakukan intimidasi dan mendirikan kelompok penjahat, namun penyelidikan atas kasus ini kemudian dihentikan.

Jika dilihat dari karya dan kiprah Harun Yahya kita dapat menyimpulkan sendiri ideologi yang dianutnya. Dia sangat menolak teori evolusi Charles Darwin dan percaya bahwa manusia, kehidupan, bumi dan seluruh jagat raya diciptakan oleh Tuhan.

Selain dikenal sosok kontroversial, Harun Yahya juga punya gaya hidup mewah. Hal itu terlihat dari postingan yang dibagikannya. Para pengikutnya terlihat tinggal di apartemen mewah yang berlokasi di kawasan eksklusif di kota tersebut.

Tahun 2021 mungkin menjadi tahun penutup bagi pria yang dikenal sebagai sosok cendikiawan tersebut. Pada Senin, 11 Januari 2021 Harun Yahya dijatuhi vonis 1.075 oleh pengadilan atas berbagai tuntutan kejahatan seksual. Adapapun tuntutan jaksa adalah kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur, pelecehan seksual, perampasan kebebasan seseorang, penyiksaan, gangguan atas hak pendidikan, merekam data pribadi, dan membuat ancaman.  Dia juga disebut-sebut mendirikan dan memimpin organisasi kriminal, spionase politik atau militer, dan membantu organisasi teroris Gulenist Terror Group (FETO).

Kasus Harun Yahya sudah berjalan sejak September 2019. Sebelumnya ia ditangkap bersama 235 pengikutnya pada 2018 oleh polisi Turki di Istanbul. Dia ditangkap di Istanbul, di kawasan Cengelkoy, di rumahnya. 

Gaya hidup mewah Harun Yahya

 

Harun Yahya saat ditangkap