Irjen Pol (Purn) Firman Gani, Sang Penggagas Densus 88 Anti Teror Polri

Selasa, 19 Januari 2021 – 22:30 WIB

Irjen Pol (Purn) Firman Gani (Foto: Istimewa)

Irjen Pol (Purn) Firman Gani (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Irjen Pol (Purn) Firman Gani, merupakan seorang eks perwira tinggi Polri berbintang dua. Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1974 itu, merupakan penggagas Densus 88 Anti Teror Polri.

Jenderal kelahiran Bandung itu, mengawali karier di kepolisian sebagai Komandan Peleton Brigade Mobil (Brimob) pada 1975. Dua tahun kemudian, ia menjadi Komandan Kompi Brimob Polda Metro Jaya selama tujuh tahun, lalu menjadi Komandan Satuan Brimob di Polda Kalimantan Barat.

Kemudian, ia dimutasikan ke Ujung Pandang untuk jabatan yang sama pada 1986. Setahun berselang ia diangkat menjadi Kepala Kepolisian Resor Majene.

Firman Gani juga pernah dipercaya sebagai ajudan wakil presiden, yang kemudian menjadi ajudan B.J. Habibie. Pada tahun 1999, ia diangkat sebagai Kepala Korps Brimob oleh Kapolri saat itu Jenderal Pol Roesmanhadi menggantikan Brigjen Pol Silvanus Yulian Wenas.

Jenderal bintang dua itu, kemudian menjabat sebagai Kapolda Maluku pada 2000 dan Kapolda Sulawesi Selatan pada 2001, sebelum dipindahkan ke Polda Jawa Timur juga sebagai Kapolda pada 2003.

Ia dilantik menjadi Kapolda Metro Jaya pada 16 Juli 2004. Ketika itu, Firman dikenal sebagai penggagas Detasemen Khusus 88 (Densus 88 Antiteror Polri). Ia meresmikannya pada 26 Agustus 2004 dengan komandan pertamanya adalah AKBP Tito Karnavian.

Jabatan terakhirnya di kepolisian adalah Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Polri. Setelah pensiun, Firman terjun ke dunia politik. Kemudian ia menjadi Ketua DPW Partai Amanat Nasional DKI Jakarta.

Namun, Firman Gani meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta pada 19 Januari 2013 di usia 60 tahun akibat penyakit stroke. Kemudian ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.