Sosok Irjen Paulus Waterpauw, Kabaintelkam Polri yang Pintar Bahasa Jawa

Jumat, 19 Februari 2021 – 12:33 WIB

Kabaintelkam Polri, Irjen Pol Paulus Waterpauw (Foto: Istimewa)

Kabaintelkam Polri, Irjen Pol Paulus Waterpauw (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Irjen Pol Paulus Waterpauw ditunjuk oleh Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, sebagai Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri (Kabaintelkam) menggantikan Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

Promosi itu tertuang dalam surat telegram nomor KEP/376/II/2021 tertanggal 18 Februari 2021 yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri bidang SDM, Inspektur Jenderal Sutrisno Yudhi Hermawan dengan atas nama Kapolri.

Paulus sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua sejak 29 September 2019. Lulusan Akpol 1987 itu berpengalaman dalam bidang intel.

Hal tersebut ia tempuh dengan mengambil sekolah kejuruan. Seperti Daspa Intel 1996, Palan Intel 1997, serta Pa Opsnal Intel 1999.

Sebelum menjabat sebagai Kapolda Papua, jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Analis Kebijakan Utama bidang Sespimti Sespim Lemdiklat Polri.

Jenderal kelahiran Fakfak, Papua Barat itu mengawali karir kepolisian sebagai Pamapta Polresta Surabaya Timur Polda Jatim pada 1987. Kemudian sebagai Kanit Interkrim Sat IPP Polwiltabes Surabaya Polda Jatim pada 1990.

Lama di Surabaya, membuat Paulus mahir dalam berbahasa Jawa. Mantan Kapolda Sumatra Utara tahun 2017 ini juga berpengalaman bertugas di Papua selama dinas kepolisian. Seperti, Kapolres Mimika Polda Papua 2002, Kapolres Jayapura Kota Polda Papua 2005, Dir Reskrim Polda Papua 2006.

Kemudian ia sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Wakapolda Papua 2011, Kapolda Papua Barat 2014, serta Kapolda Papua 2015.

Namun pada tahun 2017 ia dimutasi sebagai Wakabaintelkam Polri. Hingga pada tahun 2019 Paulus dipercaya kembali menjadi Kapolda Papua.

Berbagai kasus pun pernah ia tangani selama di kepolisian. Seperti menangkap ASN yang terlibat penyelundupan senjata api di Nabire pada 13 November 2020. 

Kemudian menangkap Naftali Tipagau alias Niel Tipagau alias Nataniel Tipagau (25), anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Intan Jaya, pada 4 Januari 2021. Ia ditangkap terkait dengan kasus pemasokan senjata api dan amunisi kelompok kriminal bersenjata (KKB).