IFBC Banner

Profil Jenderal Paling Beruntung Timur Pradopo, Pagi Bintang 2, Malam Bintang 4

Jumat, 28 Mei 2021 – 13:20 WIB

Jenderal Timur Pradopo (Foto: Istimewa)

Jenderal Timur Pradopo (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Jenderal Polisi (Purn.) Timur Pradopo bisa disebut sebagai polisi paling beruntung di Indonesia. Bagaimana tidak, hanya dalam rentang beberapa hari, bintang di pundaknya bertambah dua.

IFBC Banner


Kenaikan pangkat jenderal polisi kelahiran Jombang, Jawa Timur itu memang tergolong fenomenal. Pada Senin 4 Oktober 2010 Timur Pradopo masih menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya berpangkat inspektur Jenderal, yang baru menjabat selama empat bulan. 

Namun, pada Senin siang seusai mengikuti rapat kabinet di istana Negara, Kapolri waktu itu polisi Bambang Hendarso Danuri melantiknya menjadi Kepala Badan Pemeliharaan dan Keamanan Polri (Kabaharkam Polri).

Otomatis pangkatnya dinaikkan menjadi Komisaris Jenderal atau Jenderal bintang 3. Lalu, tiga hari kemudian jabatan Kapolda Metro Jaya diserahkan kepada Irjen Polisi Sutarman. Namun, beberapa pihak menyebut bahwa pengangkatan alumnus Akpol 1978 itu terkesan mendadak.

Tetapi hal itu ditepis oleh Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, bahwa pengangkatan eks Kapolres Jakarta Barat itu merupakan satu hal biasa dalam proses regenerasi. Karena, Kabarhakam Komjen Iman Haryatna memang akan pensiun pada 15 Oktober 2010.

Kejadian mengejutkan pun terjadi, pada hari Senin malam Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang saat itu menjabat mengajukan nama Komjen Timur Pradopo sebagai calon Kapolri kepada DPR. Artinya, hari itu juga secara tidak resmi polisi yang berpengalaman dalam bidang Lantas itu sudah menyandang gelar jenderal bintang 4. 

Pengajuan tersebut pun menuai kritikan dari Bambang Soesatyo yang saat itu menjabat sebagai anggota DPR dari Fraksi Golkar. Ia mengungkapkan kalimat pagi bintang 2, siang bintang 3 dan malam bintang 4 untuk Timur Pradopo.