Nicholas Kilikily, Eks Pentolan Gangster Tanah Abang yang Kini Jadi Pengacara dan Pengusaha Sukses

Senin, 07 Juni 2021 – 12:31 WIB

Nicholas Kilikily, mantan penjahat Tanah Abang yang kini jadi pengacara dan pengusaha sukses (Foto: Youtube)

Nicholas Kilikily, mantan penjahat Tanah Abang yang kini jadi pengacara dan pengusaha sukses (Foto: Youtube)

JAKARTA, REQnews - Jika ada istilah "preman insyaf", rasanya cocok untuk menggambarkan sosok pria satu ini. Adalah Nicholas Kilikily, mantan gangster atau penjahat di Tanah Abang yang sudah tobat dan kini kehidupannya berubah 180 derajat.

Sejak kecil, pria yang akrab disapa Bang Nico ini sudah terbiasa dengan kehidupan yang keras. Beranjak dewasa, ia memutuskan bergabung dengan kelompok gangster tersohor Tanah Abang yang dipimpin Hercules.

"Berkelahi sejak kecil, akhirnya tumbuh dewasa dan suatu ketika saya bergabung (jadi anggota gangster) dengan bang Hercules di Tanah Abang," kata Nico di kanal Youtube Michael Howard, dikutip Senin, 7 Juni 2021.

Nico bercerita, pernah suatu ketika dirinya terlibat dalam kasus keributan dengan kelompok Satpol PP lantaran tak terima baliho sang ayah mau diturunkan. Namun ketika itu, ada seorang pendeta yang memerhatikannya dan kemudian mencoba mengenalkannya pada Tuhan.

"Lalu dia kenalkan saya dengan Tuhan, kemudian singkat cerita saya tertarik dan tobat tapi cuma berjalan delapan bulan. Dari Kalimantan Barat saya kembali ke Jakarta teman-teman saya ajak saya nagih lagi, akhirnya nagih," ujarnya.

Namun ketika dirinya kembali ke Tanah Abang dan bertemu Hercules, Nico mengaku hidupnya kian memburuk. Hampir setiap hari ia mabuk, berpesta pora dan berjudi bahkan menumpahkan darah-darah orang yang tidak bersalah.

"Tiap hari mabuk pesta pora, judi. Bahkan saya juga menumpahkan darah-darah orang yang tidak bersalah," kata Nico.

Diskotek demi diskotek sudah "kenyang" dijajakinya. Mulai dari mencoba minuman hingga obat-obatan terlarang, sudah pula ia rasakan.

Bahkan suatu ketika Nico sempat mengalami overdosis parah karena narkoba hingga akhirnya membuatnya bertobat kepada Tuhan.

"Tuhan izinkan itu terjadi kepada saya. Saya ini sudah sering overdosis, tapi itu overdosis yang membawa saya pada pertobatan. Malam itu saya dikasih pil ekstasi inex, saya pikir kalau ini inex dari Belanda ini sayang kalau enggak dipakai. Jadi saya sudah pakai sabu, sudah pakai heroin juga waktu itu, nah saya pakai inex akhirnya saya overdosis," ujarnya.

Sejak memutuskan bertobat, perlahan kehidupan Nico membaik dan jadi terarah. Ia berhasil menyelesaikan kuliahnya hingga ke S2 hukum dan akhirnya menjadi seorang pendeta, pengacara sekaligus pengusaha sukses.

"Saya selesai sarjana hukum saya selesai magister hukum kuliahnya di UBK dan S2-nya di Jaya Baya," tandasnya.