Profil Ari Kuncoro, Rektor UI yang Dapat Karpet Merah dari Jokowi untuk Rangkap Jabatan

Rabu, 21 Juli 2021 – 17:40 WIB

Ari Kuncoro, Rektor Universitas Indonesia (Foto: Istimewa)

Ari Kuncoro, Rektor Universitas Indonesia (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Presiden Joko Widodo telah menerbitkan PP 75/2021 yang menggantikan PP 68/2013 tentang Statuta UI. Dengan begitu, melancarkan karir Ari Kuncoro sebagai Rektor Universitas Indonesia (UI) dan merangkap jabatan sebagai Wakil Komisaris Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).

Diketahui, sebelumnya nama Ari Kuncoro telah menjadi perhatian publik. Itu terjadi setelah ia memanggil Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) beberapa waktu lalu. 

Pemanggilan tersebut terkait dengan unggahan kritikan terhadap Presiden Jokowi di platform media sosial Instagram.

Dikutip dari berbagai sumber, Ari Kuncoro merupakan lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia dengan konsentrasi bidang Ekonomi Moneter pada tahun 1986.

Pria kelahiran Jakarta 28 Januari 1962 itu kemudian melanjutkan gelar Master of Arts dari University of Minnesota, Amerika Serikat pada 1990 dengan konsentrasi Development Economics.

Pada 1994, ia meraih gelar S3 dalam bidang ekonomi dari Brown University dengan konsentrasi yang yaitu pada Urban Economics, Industrial Organization and Applied Micro Econometrics.

Memulai karir sebagai peneliti di LPEM-FEUI pada 1994, Ari diketahui juga pernah menjadi sekretaris di program pasca sarjana FEUI dan menjadi pembantu dekan bagian akademik FEUI. Bahkan, ia sempat menjabat sebagai Wakil Dekan hingga menjadi Dekan FEB UI.

Sampai saat ini, Ari masih aktif mengajar beberapa mata kuliah di FE UI seperti Makroekonomi dan Mikroekonomi.

Dengan mengusung visi yaitu “Menuju Universitas Indonesia yang inovatif, mandiri, unggul, inklusif, dan bermartabat," Ari terpilihenjadi Rektor UI periode 2019-2024.

Selain menjabat sebagai Rektor, Ari juga masuk dalam susunan Dewan Komisaris Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI pada 2017 yang diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa bank pelat merah itu.

Kemudian sejak 18 Februari 2020, Ari ditunjuk sebagai Wakil Komisaris Utama BRI berdasarkan Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.