Profil IG Eko Purwanto, Hakim Ketua yang Batalkan Dakwaan 13 MI Kasus Jiwasraya

Rabu, 18 Agustus 2021 – 11:25 WIB

Hakim IG. Eko Purwanto di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat (Foto: Istimewa)

Hakim IG. Eko Purwanto di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat membatalkan surat dakwaan terhadap 13 perusahaan manajemen investasi pada Senin 16 Agustus 2021.

Kasus tersebut terkait dengan dugaan korupsi pengelolaan transaksi pembelian dan penjualan instrumen keuangan pada reksadana milik PT. Asuransi Jiwasraya selama 2008-2018.

Majelis hakim yang diketuai oleh Ig Eko Purwanto itu menilai bahwa perkara ke-13 perusahaan investasi tidak berhubungan satu sama lain sehingga akan menyulitkan majelis hakim untuk menilai perbuatan masing-masing terdakwa.

Artinya, majelis hakim melihat perkara tersebut menjadi rumit dan bertentangan dengan asas persidangan yang sederhana, cepat dan berbiaya ringan. Karena keberatan terhadap penggabungan berkas perkara diterima, maka surat dakwaan harus dinyatakan batal demi hukum.

Hakim Ig Eko Purwanto lahir di Magelang pada tanggal 19 Oktober 1966, yang saat ini menjabat sebagai hakim utama muda di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Mengawali karir sebagai CPNS di Pengadilan Negeri Mungkid pada 1 Maret 1986, Eko kemudian diangkat sebagai Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Mungkid pada 19 Februari 1992.

Lalu pada 2 Desember 1992, ia berstatus sebagai Calon Hakim. Karirnya sebagai Hakim diawali pada tanggal 1 Juli 1996 pada Pengadilan Negeri Maliana.

Karirnya pun semakin meningkat, bahkan ia juga pernah bertugas sebagai Hakim pada Pengadilan Negeri Negara, Kudus, Banjarmasin, Yogyakarta dan Makassar.

Eko kemudian pernah bertugas sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Wates pada tahun 2011, Ketua Pengadilan Negeri Prabumulih pada tahun 2013, dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sragen pada tahun 2016.

Selain itu, pada tahun 2017 alumnus Universitas Muhammadiyah Magelang itu juga sempat menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Palopo dalam pangkat Pembina Utama Muda.

Sebelum ditempatkan di Palopo, Eko merupakan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sragen. Kemudian berdasarkan Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 1144/DJU/SK/KP.04.5/2017 tanggal 24 Mei 2017 dipindahkan/diangkat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Palopo.

Pada tahun 2019 ia diangkat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Temanggung, untuk menggantikan Ikhwan Hendrato yang saat itu akan bertugas menjadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bale Bandung Kelas IA.