Banyak Berkiprah di Kapal Perang, Ini Dia Profil Pangkoarmada I Laksda TNI Arsyad Abdullah

Minggu, 12 September 2021 – 14:02 WIB

Panglima Komando Lintas Laut Militer Armada I (Pangkoarmada I), Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah

Panglima Komando Lintas Laut Militer Armada I (Pangkoarmada I), Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah

JAKARTA, REQnews - Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, adalah seorang perwira tinggi TNI-AL yang sejak 2 Agustus 2021 mengemban amanat sebagai Panglima Komando Lintas Laut Militer Armada I (Pangkoarmada I).

Sebelumnya, posisi Arsyad adalah Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pankolinlamil). Mutasi dirinya menjadi Pangkoarmada I tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/684/VIII/2021 tanggal 2 Agustus 2021.

Arsyad yang lahir pada 14 September 1967 ini menggantikan Laksda TNI Abdul Rasyid yang dimutasi menjadi Asrena KSAL. Sedangkan jabatan Pangkolinlamil diisi Laksma TNI Erwin S. Aldedharma yang sebelumnya Kas Koarmada I. Arsyad merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) 1990.

Sejak awal penugasannya banyak di kapal perang Komando Armada. Penugasan di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) diawali dengan penempatannya sebagai Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Komunikasi di KRI Slamet Riyadi 352 tahun 1993 dan KRI Oswald Siahaan 354 sebagai Kepala Divisi Senjata Bawah Air dan Pusat Informasi Tempur.

Selanjutnya berpindah-pindah penempatan di KRI sampai tahun 2010 antara lain sebagai Palaksa di KRI Soputan 923, KRI Hasan Basri 382 dan Komandan KRI Soputan 923. Selesai mengikuti pendidikan Reguler Seskoal, dia mengemban jabatan Komandan KRI Layang 805. Setelah itu jabatan Komandan KRI Mandau 621, Komandan KRI Diponegoro 365 dan Komandan KRI Ki Hajar Dewantara 364.

Saat berpangkat Letkol, dia menjabat Komandan KRI Diponegoro 365. Dirinya membawa KRI Diponegoro sebagai Naval Maritime Task Force pertama dari Indonesia dalam misi perdamaian PBB di Lebanon pada tahun 2009. Jabatan Komandan Satuan Kapal Eskorta Komando RI Kawasan Timur pun diembannya selama kurun waktu 1 tahun 2 bulan pada tahun 2014, 2 bln kemudian 2015 hingga 2016.

Selama 30 tahun masa penugasannya, dia mendapatkan penghargaan dari Negara telah disandangnya seperti Bintang Jalasena Pratama, Bintang Jalasena Nararya, Satya Lencana Kesetiaan VIII, Satya Lencana Kesetiaan XVI, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Dwidiya Sistha, Satya Lencana Dharma Nusa, Satya Lencana Kebaktian Sosial, Satya Lencana Wira Dharma (Perbatasan), Satya Lencana Wira Nusa Lencana Komandan KRI dan Satya Lencana Dharma Samudra.