Profil Untung Tamsil, Bupati Fakfak yang Speedboat Ditumpanginya Sempat Hilang Kontak

Rabu, 06 Oktober 2021 – 18:45 WIB

Bupati Fakfak, Papua Barat, Untung Tamsil (Foto: Istimewa)

Bupati Fakfak, Papua Barat, Untung Tamsil (Foto: Istimewa)

PAPUA BARAT, REQnews - Kapal speedboat yang ditumpangi Bupati Fakfak, Papua Barat, Untung Tamsil hilang kontak saat sedang dalam perjalanan dari kota Sorong menuju Kabupaten Fakfak. 

"Rombongan Bupati Fakfak dengan POB (penumpang dan crew) sekitar 13 orang mengalami Lost Contact pada TW. 1005 0830 WIT di Perairan Pulau Yefius, Kabupaten Sorong," ungkap Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sorong, Mochammad Arifin, Selasa 5 Oktober 2021 malam.

Arifin mengaku mendapatkan laporan hilang kontaknya rombongan Bupati Fakfak dari Kepala Kantor Kesbangpol, Kabupaten Fakfak. Rombongan bertolak dari Pelabuhan Perikanan Kota Sorong, pada pukul 08.30 WIT, namun hingga waktu yang ditentukan belum tiba di Fakfak.

"Speedboat rombongan Bupati Fakfak berangkat dari Pelabuhan Perikanan Sorong tujuan Fakfak, diperkirakan tiba TW 1005 1800.I". Koordinat Lokasi Kejadian: 02° 2'24 81'' S - 131° 33'17 95" E," ujar Arifin.

Atas laporan tersebut, pihak Kantor Basarnas Kota Sorong telah menggerakkan personelnya untuk melakukan pencarian. Tim Basarnas Kota Sorong bersama anggota PolAir kota Sorong telah bergerak menuju ke lokasi kejadian.

Informasi terbaru, rombongan Bupati Fakfak sempat menepi di Pulau pisang FakFak sekitar pukul 18.00 WIT untuk menghindari cuaca buruk atau gelombang tinggi di perairan tersebut.

"Informasi diterima, karena cuaca di perairan tidak bersahabat, rombongan Bupati dan speed yang ditumpangi berusaha menepi di pulau pisang, FakFak sekitar pukul 18.00 WIT, hari Selasa," kata Arifin.

Setelah dirasakan aman, kemudian bertolak dari pulau pisang menuju kabupaten Fakfak pada Rabu 6 Oktober 2021. Rombongan telah tiba di Dermaga Polair FakFak sekitar pukul 6.00 WIT.

"Alhamdulillah, laporan yang kami dapatkan, rombongan Bupati telah tiba di FakFak, speed boat yang mereka tumpangi sandar di pelabuhan Polair FakFak pada pukul 6.00 WIT pagi tadi. seluruh penumpang dilaporkan dalam kondisi selamat dan sehat walafiat" katanya.

Untung Tamsil resmi dilantik sebagai Bupati Fakfak periode 2021-2024 pada 26 April 2021 lalu. Pria kelahiran 1 Januari 1977 itu, dinobatkan sebagai Bupati Fakfak di usainya yang terbilang muda.

Anak pertama seorang pengusaha pasir di era tahun 80 ini, menjadi bupati di usianya ke 44 tahun. Ia menjadi bupati termuda di Papua Barat dari 13 Bupati dan Wali Kota yang ada di Wilayah Provinsi Papua Barat.

Pria yang aktab disapa UT itu, mencapai puncak karier politiknya terpilih sebagai Bupati Fakfak pada Pilkada 2020 dengan menang perolehan suara sebanyak 20.271, menang terpaut selisih angka dengan lawannya sebanyak 825 suara.

Ia juga menjadi bupati termuda kedua setelah Gibran Rakabumi Raka, Wali Kota Solo yang berusia 33 tahun dan merupakan anak sulung Presiden Joko Widodo yang lahir pada tanggal 1 Okrober 1987.

UT memiliki seorang istri bernama Siti Fatimah Bauw, yang telah dikaruniai 9 orang anak. Semasa kecilnya di Fakfak, UT mengenyam pendidikan di SD Inpres Wagom pada tahun dari tahun 1984-1989.

Usai lulus dari Sekolah Dasar, ia melanjutkan pendidikan di SPM YPK Fakfak dari tahun 1889-1992 dan kembali melanjutkan pendidikan tingkat SLTA di SMEA YAPIS Fakfak dari tahun 1992-1995.

Namun, UT tidak melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi, ia memilih mencari kerja hingga masuk PNS di Pemkab Fakfak dan sempat menduduki jabatan strategis di bawah kepemimpinan mantan Bupati Mohammad Uswanas. 

Dalam masa Dinasnya sebagai ASN, Untung Tamsil, barulah ia melanjutnkan pendidikan S1 di Perguruan Tinggi STIA ASY-SYAFI’IYAH Fakfak dari tahun 2000-2024. Lalu, menyelesaikan program Pasca Sarjana untuk menyandang gelar M.Si, di Universitas Cenderawasih Jayapura Papua dari tahun 2010-2011.

Banyak pengalaman yang ia peroleh dari mulai bangku kuliah hingga sekarang ini. Diketahui, UT pada 2000-2003 pernah menjadi Sekretaris Umum Senat Mahasiwa STIA Asy-Syafi’iyah Fakfak. Lalu pada 2004-2005 sebagai Ketua I Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia CabangFakfak.

Selanjutnya, pada 2007-2008 menjadi Ketua MABINCAB Pergerakan Mahasiswa Islam IndonesiaCabang Fakfak Fakfak, pada 2011-2012 menjadi Ketua MABINCAB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Fakfak Fakfak dan sebagainya.

 

Selain itu di tahun 2013-2017 ia dipercaya sebagai Pengurus MUI Kabupaten Fakfak, 2019-2022 sebagai Dewan Pakar Pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Fakfak.

Kemudian pada 2018-2023 menjadi Pengurus KONI Kabupaten Fakfak, 2017-2020 sebagai Wakil Ketua Gerakan Pramuka 3301 Fakfak, 2013-2016 dipercaya sebagai Kepala Bidang Aset DPPKAD Pemda Fakfak.

Pada 2010-2015 sebagai Pengurus Cabang NAHDHALATUL ULAMA (NU) Cabang Fakfak, 2016-2017 menjadi Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas PendidikanPemuda dan Olahraga.

Bahkan 2017–2017 UT juga menjadi Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, dan pada 2017-2019 sebagai Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupatn Fakfak. Hingga pada akhirnya UT undur dari PNS untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Fakfak di Pilkada Fakfak 2020.

Dengan Pengambilan sumpah/ janji jabatan dan pelantikan Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom sebagai Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2021-2024.

Itu berdasarkan keputusan mentri dalam negeri nomor: 131.92-661.A tahun 2021 tentang perubahan kedua atas keputusan mendagri nomor: 131.92-278 tahun 2021 tanggal 25 Maret 2021, maka sejak Senin 26 April 2021, kedua pasangan pemenang Pilkada Fakfak 2020 dengan jargon “UTA_YOH” sebagai pemegang tongkat estafet pembangunan di Fakfak yang mengusng visi misi Menuju Kabupaten Fakfak “TERSENYUM” (Terdepan, Sejahtera , Nyaman, Unggul Dan Mandiri).