Irjen Sutanto, Intel Kawakan yang Kini Jabat Waka BSSN, Pernah di BIN!

Senin, 11 Oktober 2021 – 15:30 WIB

Inspektur Jenderal (Irjen) Sutanto dilantik sebagai Wakil Kepala BSSN (Foto: dok BSSN)

Inspektur Jenderal (Irjen) Sutanto dilantik sebagai Wakil Kepala BSSN (Foto: dok BSSN)

JAKARTA, REQnews - Irjen Sutanto baru saja menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Intel kawakan yang pernah di Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1988.

Sutanto sempat mendapat penugasan di luar Polri, yakni sebagai Direktur Kontra Infiltrasi dan Sabotase Bidang Kontra Intelijen Negara Badan Intelijen Negara (BIN). Sutanto terakhir dipromosikan sebagai inspektur jenderal (irjen) polisi pada 2018.

Hingga akhirnya dia mendapat promosi sebagai Wakil Ketua BSSN, Jumat 8 Oktober 2021.

Jenderal bintang dua ini mengawali karier sebagai perwira pertama Polri di Polres Jayapura dan Paniai, Papua. Dua setengah tahun kemudian, dia dimutasi ke Lembaga Pendidikan dan Latihan (Lemdiklat) Polri.

Sutanto pindah tugas ke Polda Jawa Tengah pada tahun 1995, dan masih pada tahun yang sama dia kembali pindah ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kariernya sebagai polisi intelijen terbilang moncer. Dia pun mengenyam pendidikan di PTIK. Saat itu dia berpangkat ajun komisaris polisi atau AKP dan kemudian mendapat pangkat komisaris polisi (kompol).

Selama kurang lebih 5 tahun di lingkungan DIY, Sutanto empat kali dimutasi, mulai Kasat Intel Polresta Yogyakarta, Kanit Bag Intel Kriminal Polda DIY, Kabag Intel Kriminal Polda DIY, hingga Kepala Urusan Perencanaan di Intelkam Polda DIY.


Jenderal kelahiran Surakarta, Jawa Tengah (Jateng) ini lantas mendapat promosi ke wilayah hukum Polda Jawa Timur (Jatim) sebagai Wakapolres Gresik pada 2001 dan Kanit Subdit I Direktorat Intelkam pada 2003.

Dari sana, Sutanto dipindah tugas ke Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sekaligus melanjutkan sekolah kedinasan Sespim dan mendapat kenaikan pangkat menjadi ajun komisaris besar polisi (AKBP).

Karier Sutanto pun makin menanjak lantaran dirinya memegang tongkat komando Kapolres Bangka Tengah pada 2005. Dua tahun lamanya dia bergeser ke jabatan Kapolres Bangka pada 2007.


Ia lalu mendapat promosi jabatan sebagai pejabat utama Polda Babel, yakni Direktur Intelkam pada 2008. Selepas jabatan tersebut, Sutanto ditarik kembali ke Mabes Polri sebagai Analisis Utama Tingkat III Biro Analis Baintelkam Polri dan Kasubdit III Direktorat Politik Baintelkam Polri pada 2010.

Tepat pada tahun 2011, Sutanto dimutasi sebagai Kepala Biro Operasional Polda Maluku. Pangkatnya komisaris besar (kombes).

Dia lalu ditarik ke Polda Metro Jaya sebagai Direktur Intelkam pada 2013. Hingga 2015, Sutanto melanjutkan pendidikan di Lemhannas dan setahun kemudian dia mendapat kenaikan pangkat menjadi seorang brigadir jenderal (brigjen).