CEO Jouska Aakar Abyasa, Dulu Idola Milenial Kini Jadi Tersangka Kasus Penipuan dan Pencucian Uang

Rabu, 13 Oktober 2021 – 14:30 WIB

CEO Jouska Aakar Abyasa Fidzuno (Foto: Istimewa)

CEO Jouska Aakar Abyasa Fidzuno (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Baru-baru ini dunia investasi kembali dihebohkan dengan dugaan kasus penipuan yang dilakukan CEO Jouska Aakar Abyasa Fidzuno. Banyak publik yang penasaran dengan sosok CEO tersebut.

Nama Aakar Abyasa Fidzuno tengah ramai diberbincangkan publik. Hal ini tidak lepas setelah dia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus investasi bodong.

Dirinya rupanya pernah melakukan pergantian nama. Nama lahir Aakar yang sebenarnya adalah Ahmad Fidyani. 

Pergantian nama Aakar Abyasa dari nama aslinya disahkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada bulan Juni tahun 2015 silam. Nama Aakar sendiri merupakan nama dari anak Ahmad Fidyani yang telah meninggal dunia pada Januari 2009 silam atau ketika dia baru berusia dua hari.

Pergantian nama dilakukan karena menurut kepercayaan adat di daerahnya, anak laki-laki pertama harus selalu hidup untuk memberi rezeki pada keluarga. Oleh karena itu pria kelahiran 17 Desember 1985 ini berganti nama menjadi Aakar Abyasa Fidzuno.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Timur, pihak pengadilan mengabulkan permohonan pemohon.

"Memberi izin kepada pemohon untuk mengganti nama pemohon yaitu : AHMAD FIDYANI menjadi AAKAR ABYASA FIDZUNO yang selanjutnya menyebut dirinya AAKAR ABYASA FIDZUNO," tulis putusan tersebut, dikutip Kamis 13 Oktober 2021.


Permohonan penggantian nama itu diajukan pada Kamis, 25 Juni 2015 silam. Sesuai dengan surat 252/PDT.P/205/PN JKT.TIM atas nama Ahmad Fidyani 

Pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur ini merupakan pengusaha dan penasihat keuangan. 

Sejak awal tahun 2009 Aakar Abyasa diketahui bekerja sebagai penasihat keuangan pribadi. Ia memulai karir dengan mengelola portofolio keungan termasuk investasi dari kliennya yang kebanyakan adalah pengusaha.

Setelah malang melintang sebagai penasihat keuangan, Aakar Abyasa akhirnya mendirikan PT Jouska Finansial Indonesia pada tahun 2013.

Josuka pun banyak dikenal di kalangan milenial karena banyak membagikan tips investasi di sosial media.

Dia juga mengakui sebagai lulusan Ma Chung University Malang.

Kasus investasi bodong yang dilakukan Aakar Abyasa terungkap setelah sejumlah klien yang menginvestasikan uang padanya mengeluh di sosial media. Mereka merasa bahwa investasi yang dilakukan tak berbuah hasil, bahkan uang yang telah diinvestasikan lenyap begitu saja tanpa kejelasan.

Ia ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan penipuan, penggelapan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

 

Penetapan tersangka CEO Jouska Aakar Abyasa Fidzuno itu tertulis dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan bernomor B/75/X/RES.1.11/2021. Surat tersebut ditandatangani oleh Kasubdit V Dittipideksus Bareskrim atas nama Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Helmy Santika.