Sosok Jenderal Putra Gunungkidul Bersaing Rebut Posisi Kepala BIN, Siapa Dia?

Jumat, 22 Oktober 2021 – 20:43 WIB

Badan Intelijen Negara (BIN) (Foto: Istimewa)

Badan Intelijen Negara (BIN) (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Jenderal putra Gunungkidul satu ini masuk dalam bursa calon kepala Badan Inteijen Negara (BIN) menggantikan Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan. Siapakah dia?

Dia adalah Letjen Joni Supriyanto. 

Joni Supriyanto merupakan putra asli Gunungkidul, Yogyakarta.

Jenderal kelahiran 6 Juni 1964 tersebut punya segudang pengalaman di bidang intelijen.

Ia merupakan pati senior di lingkungan TNI AD. Jenderal bintang tiga ini merupakan abituren (lulusan) Akademi Militer 1986. Rekan satu angkatannya antara lain Letjen TNI Besar Harto Karyawan, mantan Pangkostrad yang kini Danpussenif Kodiklatad.

Dalam rekam jejaknya, sejumlah jabatan strategis pernah dia sandang. Pada masa-masa awal, penugasannya banyak di Sumatera.

Karier militernya semakin berwarna dengan tugas baru sebagai Waasintel Panglima TNI pada 2014-2015. Dalam setiap penugasan, Joni selalu berprestasi. Tak mengherankan jabatannya terus menanjak.

Sebelumnya ia pernah dipercaya sebagai Dandeninteldam I/BB pada 2002-2004 dan Dandim 0203/Langkat (2004-2009). Joni lantas ditarik ke Ibu Kota dengan menjabat Danbrigif 1 PIK/JS (2009-2011).

Kariernya makin moncer dengan dipromosikan sebagai pemegang tongkat komando kewilayahan. Dia dipercaya menjabat sebagai Danrem 043/Gatam (2011-2012).

Setelah itu dia ditarik sebagai Pamen Denma Mabesad (2012-2013), kemudian Dankorsis Seskoad (2013) dan berlanjut menjadi Danpusdiklat Intelstrat Kodiklat TNI (2013-2014).

Joni selanjutnya dipromosikan sebagai Kasdam IV/Diponegoro (2015-2017) dan Staf Khusus KSAD (2017). Tak lama, dia dipercaya sebagai orang nomor dua di Bais TNI.

Joni menjabat Wakil Kepala Bais TNI pada 2017-2018.

Hanya setahun di Bais, Joni dipromosikan sebagai Panglima Komando Daerah Militer Jakarta Raya alias Pangdam Jaya pada 2 Maret 2018.

Ketika itu, Joni menggantikan Mayjen TNI Jaswandi. Bukan tanggung jawab enteng bertugas di episentrum Indonesia.

Tantangan terbesar bagi Joni saat itu antara lain pelaksanaan Pilpres 2019. Joni mendapatkan bintang tiga alias letjen ketika dipromosikan sebagai Kasum TNI pada 2019.

Posisi yang ditinggalkan diisi Mayjen TNI Eko Margiyono (kini Pangkostrad).

Selain Joni Supriyanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, nama mantan Kepala BNPB Letjen TNI (Purn) Doni Monardo dan Mayjen TNI (Purn) Hartomo juga masuk dalam bursa. 

Nama-nama itu muncul dalam bursa calon kepala BIN di tengah isu reshuffle kabinet pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.