Jenderal Moeng Parhadimulyo, Sosok Legendaris Pencetus Seragam Loreng Darah Mengalir Kopassus

Selasa, 04 Januari 2022 – 17:31 WIB

Jenderal Moeng Parhadimulyo

Jenderal Moeng Parhadimulyo

JAKARTA, REQnews - Prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD dikenal dengan pakaian dinas lapangan (PDL) yang bermotif unik. Bukan sembarang motif, ada filosofi mendalam yang tersimpan di baliknya.

Motif tersebut mencerminkan keberanian serta menunjukkan identitas pasukan hebat yang mampu menggetarkan dunia. Namun tahukah kamu? Motif ini belum digunakan saat satuan Kopassus lahir.

Motif PDL ini baru diperkenalkan pada 5 Oktober 1964 bertepatan dengan Hari ABRI (TNI). Sosok pencetusnya adalah Mayjen TNI (Purn) Moeng Parhadimulyo.

Tak sekadar pencetus PDL Kopassus, Jenderal Moeng merupakan sosok prajurit legendaris yang kaya akan pengalaman tempur. Pria kelahiran Yogyakarta ini dikenal sebagai sosok sederhana yang hidup lurus.

Kesederhanaan Jenderal Moeng bahkan pernah dikisahkan oleh Menhan Prabowo Subianto.

Diceritakan Menhan, Jenderal Moeng rutin bangun pukul 04.30 WIB untuk menyapu dan mengepel rumah sebelum berangkat ke kantor. Tak hanya itu, Moeng tegas melarang istri dan anaknya menggunakan kendaraan dinas.

"(Karena dilarang naik mobil dinas) sehingga anaknya harus jalan kaki ke sekolah, sementara istrinya naik becak kalau hendak belanja," kata Prabowo dalam buku biografinya berjudul "Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto", dikutip Selasa, 4 Januari 2022.

Tak hanya itu, kata Prabowo, Moeng juga selalu memulai terlebih dahulu setiap tahap pelatihan. Mulai dari panjat tebing, terjun, menembak, lari hingga lempar pisau. Moeng juga pernah memimpin lari pasukan satu resimen dan dua batalyon dari Cijantung ke Cililitan pulang-pergi.

Mantan Danjen Kopassus itu menjelaskan Moeng selalu menenteng senjata dan membuka baju seperti anak buahnya saat berlari.

"Beliau sangat terkenal sebagai perwira spartan. Perwira yang tangguh dan kuat fisiknya," tandasnya.