IFBC Banner

Profil Komjen Syafruddin, Ayah Nur Alamsyah yang Pernah Jadi Wakapolri hingga Menteri Jokowi

Jumat, 22 April 2022 – 12:45 WIB

Komjen (Purn.) Syafruddin Kambo

Komjen (Purn.) Syafruddin Kambo

JAKARTA, REQnews - Sosok haji Syafruddin Kambo belakangan ini menjadi sorotan usai putranya, Nur Alamsyah menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh Putra Siregar dan Rico Valentino.

Kasus pengeroyokan yang menyeret nama Tiktokers Chandrika Chika itu pun kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Hingga menetapkan bos PS Store dan Rico sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Sontak, proses pelaporan yang prosesnya dianggap lebih cepat itu pun menjadi pertanyaa, hingga dikaitkan dengan sosok ayah dari Nur Alamsyah yang tak lain adalah haji Syafruddin.

Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) (Purn.) Syafruddin Kambo merupakan mantan wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) yang menjabat tahun 2016-2018.

Selain itu, pria kelahiran Makassar 12 April 1961 itu juga pernah manjadi menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak tanggal 15 Agustus 2018-20 Oktober 2019.

Lulusan Akademi Kepolisian 1985 itu, memiliki pengalaman dalam bidang Lantas. Usai lulus, Syafruddin mengawali karir kepolisiannya sebagai Kasubnit Patroli Kota Polda Metro Jaya mulai 8 November 1985.

Selanjutnya, pada 4 Juli 1986 dirinya menjadi PS Kanit Patroli Kota Polda Metro Jaya, lalu Kapolsek Pondok Gede Bekasi, Paur Ren Setdit Lantas Polri, Kabag Regident Ditlantas Polda Riau, hingga Pamen Polda Riau.

Selain itu Syafruddinn Kabag Minops Opsjarlat Sespim Polri, Kabag Regident Lantas Dit Lantas Polda Metro Jaya, Kabag Sabhara Dit Sabhara Polda Lampung, Kabag Regident Lantas Dit Lantas Polda Metro Jaya dan Ka Kppp Tanjung Priok Polda Metro Jaya.

Kemudian sebagai Wadir Lantas Polda Metro Jaya, karirnya pun semakin naik hingga dirinya dipercaya sebagai Kapolres Metro Jakarta Timur.

Bahkan saat masih berpangkat Komisaris Besar (Kombes) dan menjabat sebagai Pamen Desumdaman Polri, ia juga dipercaya sebagai Ajudan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang saat itu menjabat.

Pada 14 Juli 2009 dirinya kemudian dipercaya jadi Wakapolda Sumatera Utara, Kapolda Kalimantan Selatan pada 29 September 2010. Lalu pada 23 November 2012 ia menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.

Karirnya di kepolisian pun semakin melejit, bahkan Syafruddin menjadi Kalemdikpol sejak 22 April 2015. Hingga pada 10 Spetember 2016 sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.