Profil Irjen Daniel Adityajaya, Rekan Seangkatan Kapolri yang Jadi Kapolda Kaltara

Kamis, 05 Mei 2022 – 13:15 WIB

Kapolda Kaltara Irjen Daniel Adityajaya

Kapolda Kaltara Irjen Daniel Adityajaya

KALIMANTAN UTARA, REQnews - Irjen Daniel Adityajaya merupakan perwira tinggi Polri yang sejak 24 Januari 2022 mengemban amanat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Kaltara).

Polisi kelahiran Surakarta, Jawa Tengah pada 11 Juli 1969 itu adalah rekan seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang juga lulusan Akpol 1991. 

Irjen Daniel diketahui berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Sejumlah jabatan pun pernah diembannya, mulai sebagai Kapuskodal Polresta Balikpapan Polda Kaltim, Kasat Reskrim Polresta Samarinda Polda Kaltim, Wakapolres Berau Polda Kaltim.

Kemudian sebagai Kapolres Buton Polda Sultra, Kapolres Bau Bau Polda Sultra, Wadirreskrimsus Polda Sultra (2012), Kasubdit Harda Bareskrim Polri, Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.

Selanjutnya dirinya juga pernah menjadi Kabagsumda Rorenmin Bareskrim Polri (2019), Pati Bareskrim Polri (Penugasan Pada Kementrian ATR/BPN) (2020). 

Di Kementerian ATR/BPN, Daniel Adityajaya ditugaskan jadi Direktur Pencegahan dan Penanganan Konflik Pertanahan. Saat bertugas di Kementerian ATR BPN, Daniel masih berpangkat Brigjen atau jenderal bintang satu. 

Lalu usai berkarir di Kementerian ATR BPN, dirinya kembai lagi Mabes Polri dan dipercaya sebagai Widyaiswara Utama Sespim TK I Lemdiklat Polri hingga resmi menyandang Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi atau jenderal bintang dua, hingga saat ini sebagai Kapolda Kalimantan Utara (2022).

Sebelumnya Polda Kaltara menangkap oknum anggota Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Kaltara berinisial HSB (Hasbudi) terkait dengan kepemilikan tambang emas ilegal di Bandar Udara Juwata Tarakan pada Rabu 4 Mei 2022.

Kapolda Kaltara Irjen Daniel Adityajaya melalui Dirreskrimsus Polda Kaltara yaitu AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pendalaman terkait kasus tersebut dan masih membutuhkan waktu. 

Sebab, sebelumnya ada upaya HSB untuk menghilangkan barang bukti (BB). "Hari ini masih pendalaman hasil penggeledahannya," kata AKBP Hendy saat dikonfirmasi wartawan, Kamis 5 Mei 2022.

Polisi pun mengungkap bahwa pihaknya menduga ada lokasi lain yang juga berpotensi dijadikan lokasi penyembunyian barang bukti oleh HSB, termasuk potensi adanya tindak pidana pencucian uang, begitu pula potensi pidana lainnya.

"Hari ini juga dilakukan lidik secara intensif di tempat-tempat lain yang berpotensi dijadikan lokasi menyembunyikan barang buktinya," kata Daniel.

Lebih lanjut Daniel mengatakan, setelah pendalaman rampung, maka pihaknya akan menggelar rilis pers. "Tunggu semua hasil lengkap baru digelar rilinya," ujarnya.