Kritik Pedas untuk Politisi! Pengamat: Gunakan Medsos Sebar Kinerja, Bukan Cuma Gimmick Semata!
JAKARTA, REQnews - Memasuki tahun-tahun politik yaitu pemilu serentak pada tahun 2024 mendatang, para politisi mulai aktif di media sosial untuk menunjukan eksistensinya agar menarik perhatian masyarakat.
Namun, Pengamat Politik, Muhammad Tri Andika menilai jika media sosial harus menjadi sarana yang positif untuk menyebarkan kinerja para politisi bukan hanya gimmick semata.
“Jadi media sosial harus ditempatkan sebagai sarana untuk menyebar luaskan kinerja dari para politisi gitu,” kata Andika dalam diskusi yang bertema ‘Janji Manis Politisi Meraup Suara Rakyat di Pemilu 2024,’ dikutip pada Selasa 1 November 2022.
Menurutnya, media sosial harusnya bisa menunjukan kinerja para politisi. Contohnya seperti turun ke masyarakat, berpendapat di ruang parlemen, kemudian juga melakukan usulan-usulan yang produktif dalam pembuatan Undang-undang.
“Dan itu disebarluaskan melalui sosial media sosial, saya pikir itu sesuatu yang sangat baik sekali gitu. Karena dengan begitu masyarakat bisa melihat langsung kinerja dari wakil rakyatnya,” kata dia.
Tetapi, kata dia, kalau isi dari media sosial para politisi itu hanya gimmick, sesuatu yang receh tanpa ada substansinya, menurutnya hanya mengkerdilkan posisinya sebagai seorang pejabat politik dan pejabat publik.
Ia pun meminta agar para pejabat publik bisa memaksimalkan media sosial untuk menyebarkan informasi yang positif tentang kinerjanya, bukan hanya gimmick untuk viral.
“Jadi oleh karena itu bagi para politisi baik wakil rakyat, menteri atau presiden optimalkan sosial media itu untuk menyampaikan substansi dari kinerja yang sudah dilakukannya. Bukan hanya sekedar gimmick-gimmick politik untuk sekedar viral saja,” lanjutnya.
Terlebih bagi para pemilih pemula yang akan menggunakan hak suaranya pada 2024 mendatang, rekam jejak para politisi sangatlah penting untuk dipelajari.
“Bagi para pemilih pemula karena nanti 2024 itu ada pemilu serentak dan momen pertama untuk memilih, maka harus memperbanyak referensi dalam memilih calon wakil rakyat ataupun calon presiden dan wakil presiden,” tambahnya.
“Baik itu referensi di sosial media, dari diskusi-diskusi seperti ini ataupun juga referensi dari rekam jejak para calon wakil rakyatnya yang ada di daerahnya,” ujarnya.
Redaktur : Hastina
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.