REQNews.com

Merinding! Arkeolog Ini Temukan Kuil Dewa Matahari Mesir Berusia 4.500 Tahun

Leisure

Sabtu, 20 November 2021 - 10:02

Kuil Dewa Matahari Mesir berusia 4.500 tahun. (M. Nuzzolo via CNN)Kuil Dewa Matahari Mesir berusia 4.500 tahun. (M. Nuzzolo via CNN)

JAKARTA, REQnews- Baru-baru ini dunia digemparkan dengan penemuan kuil Dewa Matahari di Mesir yang hilang 4.500 tahun yang lalu. Kuil tersebut terkubur di bawah kuil Nyuserra di Abu Ghurab, sekitar 12 mil selatan Kairo. Nyuserra adalah raja kelima yang memerintah Mesir antara 2.400 dan 2370 sebelum masehi (SM). kuil-kuil itu didedikasikan untuk memuja Dewa Matahari Ra.

Asisten professor Egyptology Institut Akademi Ilmu Pengetahuan Polandia untuk Mediterania dan Budaya Oriental, Massimiliano Nuzzolo, mengatakan, penemuan tersebut merevisi kesimpulan arkeolog sebelumnya yang hanya menggali nagian yang sangay kecil dari bangunan lumpur di bawah kuil Nyuserra.

"Para arkeolog abad ke-19 hanya menggali bagian yang sangat kecil dari kuil batu Nyuserra.” kata Massimiliano Nuzzolo, Selasa 16 November 2021.

Nuzzolo juga menyebut kuil dibangun dengan bata lumpur dengan beberapa elemen batu. "Konstruksi asli seluruhnya memang terbuat dari batu bata lumpur," kata Nuzzolo.

Tak hanya kuil Dewa Matahari, Massimiliano Nuzzolo dan tim juga menemukan segel yang diukir dengan nama raja sebelum Nyuserra, lusinan botol minuman memabukkan selama penggalian dan guci yang diisi lumpur ritual. 

Benda-benda itu diperkirakan berasal dari pertengahan abad ke-25 SM.

"Monumen batu bata lumpur sangat mengesankan ukurannya, tetapi Nyuserra menghancurkannya untuk membangun kuil Dewa Mataharinya sendiri," dia menjelaskan.

Saat ini para arkeolog masih menganalisis artefak untuk mengetahui lebih banyak soal kehidupan kerajaan sebelum Nyuserra. Mereka juga ingin memastikan raja yang membangun kuil tersebut.

 

Redaktur : Rani

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.