REQNews.com

Usai Diamuk Pecinta Hewan Seantero Dunia, 'The King of Tears Lee Bang Won' Akhirnya Berhenti Tayang

Leisure

Jumat, 04 Februari 2022 - 06:01

Insiden kuda tewas saat syuting drama Korea 'The King of Tears Lee Bang Won'Insiden kuda tewas saat syuting drama Korea 'The King of Tears Lee Bang Won'

JAKARTA, REQnews - Kecaman yang datang dari banyak pihak terkait tragedi kuda tewas, akhirnya membuat drama "The King of Tears Lee Bang Won" berhenti tayang sementara.

Drama Saeguk tersebut dihentikan penayangannya sementara selama tiga minggu. Kru produksi mengatakan tidak mengetahui sampai kapan proses syuting akan ditunda. Sementara itu, hingga kini tim produksi drama tersebut sedang diinspeksi secara menyeluruh terkait metode syuting mereka di lapangan yang berisiko tinggi.

Dilaporkan sebuah media Korea Selatan pada 3 Februari 2022 lalu, drama KBS "The King of Tears Lee Bang Won" tidak akan ditayangkan selama tiga minggu berturut-turut, setelah terlibat dalam kontroversi penganiayaan hewan. Langkah ini diambil setelah protes dari banyak kelompok masyarakat semakin besar.

Sebelumnya, setelah mengeluarkan permintaan maaf resmi karena menyebabkan kematian seekor kuda, staf produksi drama sudah mengumumkan bahwa serial akan istirahat dari penayangan selama 2 minggu yang tayang pada 22-23 Januari dan 29-30 Januari 2022.

Sementara itu, kabar terbaru menyebutkan bahwa serial ini akan kembali ditunda penayangannya untuk minggu ketiga pada penayangan tanggal 5-6 Februari 2022. Selanjutnya, seluruh syuting untuk drama tersebut telah dibatalkan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Saat ini seluruh metode dan peraturan produksi sedang diinspeksi secara menyeluruh.

Hingga kini, anggota kru produksi pun belum diberi tahu kapan proses syuting akan dilanjutkan. Pihak KBS juga belum memberikan pengumuman lebih lanjut terkait serial ini akan resmi berhenti tayang atau tidak.

Di sisi lain, berbagai kritik dan kecaman terhadap drama satu ini masih terus berdatangan dari para warganet.

"Mereka harusnya menghentikan penayangan langsung. Setelah muncul beria penganiayaan hewan, kupikir tidak ada lagi yang ingin menontonnya," komentar salah satu warganet.

"Segera batalkan drama ini. Mereka yang terlibat dalam penganiayaan hewan seharusnya dihukum," kata warganet lain.

Bahkan, saat ini warganet Korea beramai-ramai membuat petisi untuk menghentikan drama tersebut seluruhnya. Jika penandatanganan melampaui 3 ribu, maka pihak berwenang dituntut mengambil tindakan tegas terkait persoalan ini.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.