REQNews.com

Deretan Fakta Sosok Song-A, Youtuber Cilik Viral yang Diduga Jadi Alat Propaganda Korea Utara

Leisure

Thursday, 04 August 2022 - 05:01

Song-A, vlogger cilik viral asal Korea Utara. Song-A, vlogger cilik viral asal Korea Utara.

JAKARTA, REQnews - Seorang youtuber atau vlogger cilik bernama Song-A, yang mengklaim dirinya berasal dari Korea Utara tengah mencuri perhatian publik dunia.

Vlogger berusia 11 tahun itu tetiba viral usai membuat sejumlah video yang mempromosikan kehidupan indah di Korea Utara lewat channel Youtube-nya.

Video-video Song-A pun sukses menarik perhatian banyak netizen yang selama ini penasaran dengan kehidupan terisolasi warga Korut. Namun di sisi lain, ada sejumlah pihak yang menduga jika sosok Song-A dijadikan sebagai alat propaganda oleh pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.

Di channel YouTube Sary Voline, Song A sudah mengunggah setidaknya lima video. Semuanya berisi ulasan dan gambaran kehidupan Korea Utara yang 'normal' dan seolah tak berbeda dengan negara lainnya. Tidak seperti gambaran yang selama ini diketahui publik dunia.

Dalam salah satu video, Song A memperkenalkan diri sebagai siswi kelas 5 SD yang tinggal di Pyeongyang, Ibu Kota Korea Utara. Dalam video yang lain, gadis cilik itu berenang di water park dan jajan es serut di dekat sekolahnya.

"Kalau kamu datang ke Pyeongyang, kabari saya. Nanti akan saya ajak ke gerai es serut terbaik di negara saya," kata Song-A, dikutip Kamis, 4 Agustus 2022.

Tak hanya itu, Song-A juga sempat bercerita bahwa Korea Utara memiliki rumah sakit khusus anak dan petugas kesehatan khusus yang datang ke rumah ketika dia dan anggota keluarganya terinfeksi Covid-19.

Satu hal yang menarik, Song-A mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan sangat fasih. Ia bahkan memiliki aksen British yang kental. Menurut pengakuan gadis kecil itu, ia adalah penggemar Harry Potter dan belajar bahasa Inggris dari ibunya.

Tak diketahui pasti apakah Song-A memang anak Korut yang bahagia dengan kehidupan di negaranya ataukah benar ia bekerja sebagai "media propaganda" pemerintah Korea Utara.

Namun, Tae Yong-ho, dari Partai Kekuatan Rakyat (PPP) yang berkuasa, sempat mengatakan dalam sebuah wawancara dengan NK News bahwa Song-A adalah putri seorang diplomat Korea Utara yang pernah berbasis di London.

Tae, yang juga mantan diplomat Korea Utara di London, mengatakan dia bekerja dengan ayah YouTuber cilik itu. Menurutnya, aksen Inggris Song-A adalah karena ia tinggal di Inggris.

Sementara itu, alasan utama Korea Utara untuk mempromosikan youtuber cilik itu diketahui sebagai cara untuk menghindari kebijakan internal Google.

Diketahui, Youtube sebelumnya menutup sejumlah saluran yang dijalankan oleh Korea Utara seperti "DPRK Today" dan "Red Star TV," dengan alasan mereka menyebarkan sistem politik Korea Utara lewat konten-konten yang agresif dalam video mereka.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.