REQNews.com

Lagi Disorot! Ini Sosok Ma Huateng, Pengusaha Tajir 7 Turunan Asal China yang Disebut 'Sumber' Kekayaan Sisca Kohl

Leisure

Senin, 29 Agustus 2022 - 06:01

Sisca Kohl dan Ma HuatengSisca Kohl dan Ma Huateng

JAKARTA, REQnews - Nama Sisca Kohl tengah trending beberapa waktu belakangan usai dirinya menerima lamaran dari Youtuber Jess No Limit.

Jess No Limit melamar Sisca Kohl dengan sebuah cincin super mewah yang dipesan khusus di Singapura. Menurut informasi di Youtube, cincin tersebut merupakan keluaran brand perhiasan ternama asal Prancis, Cartier.

Tak main-main, cincin berjenis Solitaire 1985 bergaya klasik itu bernilai fantastis. Harganya ditaksir mencapai Rp 700 juta hingga Rp 1,5 miliar tergantung tingkatan karat cincin.

Namun mewahnya cincin lamaran tersebut tentunya tak mengherankan. Pasalnya, Sisca Kohl dan Jess No Limit dikenal sebagai Youtuber kaya raya.  

Namun selain sebagai Youtuber, belakangan santer beredar kabar jika kekayaan berlimpah Sisca Kohl berasal dari keluarganya. Menurut informasi, Sisca Kohl berasal dari keluarga super tajir.

Bahkan ia disebut-sebut merupakan keponakan dari pengusaha tersohor China, Ma Huateng atau yang populer dengan nama Pony Ma.

Sebagai informasi, Ma Huateng adalah pendiri raksasa teknologi Tencent dan kerap disebut sebagai salah satu orang terkaya di China. Forbes mengestimasikan kekayaan Ma Huateng mencapai 35 miliar dolar AS atau sekitar Rp 520 triliun.

Ia merupakan pria lulusan Shenzen University tahun 1993 jurusan Ilmu Komputer. Sedangkan sang ayah merupakan manajer pelabuhan di Shenzen.

Ma Huateng kemudian mendirikan Tencent bersama rekannya pada 1998. Meski sempat mengalami kerugian selama 3 tahun pertama, mereka sukses besar saat meluncurkan layanan pesan instan QQ, yang menjadi pemasukan utama Tencent.

Tencent kemudian semakin sukses dengan membuat produk game seperti CrossFire, Dungeon Fighter Online, hingga League of Legends. Mereka juga mengembangkan WeChat yang kini menjadi aplikasi bertukar pesan terbesar dan populer di China.

Ma Huateng sempat masuk dalam daftar orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time pada 2007, 2014, dan 2018, serta menjadi pebisnis paling top versi majalah Fortune pada 2017.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.