REQNews.com

Bukan Cuci Baju, Perusahaan Jepang Kembangkan Mesin Cuci untuk 'Bersihkan' Manusia! Siap Dipasarkan Tahun 2025...

Leisure

Senin, 31 Oktober 2022 - 03:00

Ilustrasi mesin cuci manusia (Foto: Oddity Central)Ilustrasi mesin cuci manusia (Foto: Oddity Central)

JAKARTA, REQnews - Perusahaan teknologi Jepang membuat inovasi mengejutkan. Mereka mengembangkan mesin cuci manusia yang ditujukan untuk memberikan kenyamanan penuh saat mandi dilengkapi dengan Artificial Intelligence (AI) atau kepintaran buatan.

Inovasi unik ini kini sedang dalam tahap pengembangan dan rencananya akan mulai dipasarkan pada tahun 2025 mendatang.

Perusahaan teknologi Jepang, Science berharap para konsumen yang menggunakan "mesin cuci manusia" ini bisa merasakan momen tenang saat membilas tubuh, sembari diputarkan video santai pilihan AI.

Dilansir dari Dailymail, Minggu, 30 oktober 2022, mesin cuci ini akan dilengkapi kemampuan menyemburkan air berkecepatan tinggi yang mengandung gelembung udara halus. Gelembung ini diyakini dapat menghilangkan kotoran dari pori-pori kulit.

Dalam foto demo yang dibagikan, terlihat mesin cuci manusia itu berbentuk seperti bathub dilengkapi penutup atas. Kemudian terdapat dudukan untuk pengguna berbaring dengan nyaman. Dengan kaca tembus pandang, pengguna akan dikelilingi air yang terus mengalir.

Pengguna bisa bersantai dengan pilihan pemandangan yang bisa di-setting dari layar tahan air. Bagian dalam memiliki sejumlah sensor untuk menilai kondisi manusia yang masuk. Sensor tersebut akan mengirimkan data dan meciptakan suasana nyaman sesuai mood pengguna.

Mesin cuci ini akan berukuran sangat besar karena harus memberikan ruang cukup untuk manusia dewasa. Sementara itu, mesin dirancang dengan perpaduan warna silver, putih dan juga hitam.

Produk ini masuk dalam proyek Usoyaro dan diperkirakan bakal selesai pada tahun 2024. Selanjutnya, mesin cuci manusia ini akan memulai debut pertama di Osaka Expo 2025. Kapan ya sampai ke Indonesia?

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.