Profesi Kekinian Gaji Menjanjikan! Tengok Nih Serba-serbi Virtual Assistant: Tugas, Gaji hingga Cara Jadi VA
JAKARTA, REQnews - Salah satu profesi yang semakin populer di era digital ini adalah virtual assistant. Profesi impian para gen z ini dianggap cukup menggiurkan karena menawarkan gaji besar bahkan seringkali dibayar menggunakan mata uang dollar.
Terlebih lagi, pekerjaan satu ini bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja tanpa harus datang ke kantor dan terikat office hour. Misalnya, kamu yang tinggal di pelosok Indonesia pun, bisa bekerja sebagai virtual assistant untuk perusahaan kenamaan di luar negeri.
Lantas seperti apa sebenarnya profesi virtual assistant itu? Apa tugasnya, berapa besaran gajinya dan bagaimana untuk menjadi seorang VA? Simak nih ulasan lengkapnya!
Asisten virtual atau virtual assistant adalah orang yang membantu mengerjakan tugas administratif dan dukungan bisnis secara online. Pekerjaan ini dapat dilakukan oleh karyawan tetap perusahaan maupun freelance.
Gaji virtual assistant termasuk besar untuk ukuran pekerjaan administratif. Apalagi jika kamu bekerja di perusahaan negara tertentu dengan standar gaji sesuai minimum upah di negara tersebut.
Sebagai contoh gaji virtual assistant freelance untuk satu project selama satu bulan dari negara Amerika Serikat kisaran 300-500 dollar AS. Sedangkan dalam satu bulan kamu bisa mengambil 2-3 project sekaligus sesuai dengan waktu dan kemampuan yang dimiliki.
Berbeda dengan asisten di kantor yang kadang bertugas membawakan tas, membuatkan kopi, dan lain sebagainya, virtual assistant hanya bisa mengerjakan tugas secara online. Ragam tugas dan tanggung jawab virtual assistant disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Sehingga tugas virtual assistant di suatu perusahaan bisa jadi berbeda dengan perusahaan lainnya.
Berikut beberapa tugas yang biasanya dikerjakan oleh virtual assistant, baik yang berstatus karyawan tetap perusahaan maupun freelance:
1. Asisten Pribadi
Tugas asisten pribadi dapat dikerjakan secara virtual. Seseorang yang membutuhkan asisten pribadi dapat merekrut virtual assistant untuk membantu menyusun agenda harian, mengatur jadwal pertemuan, membuat resume harian, dan lain-lain.
2. Mengelola Media Sosial
Tugas virtual assistant selanjutnya adalah mengelola media sosial, bisa media sosial pribadi maupun media sosial perusahaan, tergantung dari kesepakatan. Virtual assistant bertanggung jawab untuk mengatur jadwal posting, membalas komentar, menjawab pesan, dan menganalisis insight media sosial.
3. Mengelola Email
Selain mengelola media sosial, virtual assistant juga bertugas mengelola email. Lingkupnya sendiri bisa berbeda-beda tergantung job task. Virtual assistant bisa mengelola email pemasaran, membalas email sesuai arahan pimpinan, memblokir email spam, dan lain-lain.
4. Melayani Pelanggan
Virtual assistant juga dapat ditugaskan untuk melayani pelanggan secara online. Tugas virtual assistant ini berbeda dengan customer service utama yang dimiliki perusahaan. Virtual assistant dibekali dengan jawaban template untuk pertanyaan umum serta keluhan atau kasus yang ringan. Untuk menindaklanjuti keluhan yang belum selesai, pelanggan akan diarahkan ke customer service perusahaan.
5. Input Data
Tugas virtual assistant lainnya adalah input data atau data entry. Seorang virtual assistant melakukan pekerjaan mulai dari proses pengumpulan data, input, sortir, dan pengolahan data. Laporan hasil pengolahan data dapat disajikan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan.
Tips Menjadi Virtual Assistant
Bisa dibilang virtual assistant adalah pekerjaan impian masa kini. Kamu bisa tinggal dekat dengan keluarga di kota atau desa dengan biaya hidup yang terjangkau. Namun penghasilanmu tidak dibatasi oleh upah minumum di daerah tersebut, bahkan kamu bisa mendapatkan gaji virtual assistant lebih besar dengan mata uang US dollar.
Lantas bagaimana menjadi virtual assistant? Jika kamu tertarik bekerja sebagai virtual assistant, ikuti tips berikut!
1. Tingkatkan Kompetensi
Banyak orang yang melamar pekerjaan sebagai virtual assistant. Tentu saja pihak recruiter akan melakukan seleksi dan memilih yang terbaik. Agar mendapatkan kesempatan lebih besar, tingkatkan kompetensi yang dibutuhkan.
Beberapa kompetensi penting untuk menjadi virtual assistant yang handal antara lain komunikasi, manajemen waktu, problem solving, dan negosiasi. Dibutuhkan juga hardskill khusus seperti mahir mengoperasikan program komputer, desain grafis, copy writing, dan lain-lain.
2. Personal Branding di Media Sosial
Untuk menjadi virtual assistant, kamu perlu melakukan personal branding yang tepat di media sosial milikmu. Hal ini akan mempermudah orang atau perusahaan untuk menemukanmu saat mereka ingin merekrut virtual assistant.
Tidak jarang pihak recruiter juga melakukan seleksi calon virtual assistant dengan memeriksa akun media sosialnya. So, pastikan semua yang kamu unggah dan bagikan di media sosial adalah konten yang positif.
3. Bergabung di Marketplace Global
Terdapat marketplace khusus yang menghubungkan antara freelancer dengan orang atau perusahaan yang membutuhkan jasa freelancer. Ada banyak jasa yang bisa ditawarkan seperti pengelolaan media sosial, layanan pelanggan, entry data, dan lain-lain.
Selain bergabung pada marketplace lokal, kamu juga bisa bergabung pada marketplace global yang mempertemukan freelancer dengan perusahaan dari berbagai negara. Sehingga terbuka peluang untuk mendapatkan pekerjaan dari perusahaan di luar negeri.
4. Mengumpulkan Portofolio
Klien yang akan menggunakan jasamu sebagai virtual assistant menginginkan hasil pekerjaan terbaik sesuai KPI yang ditentukan. Tentu recruiter akan memilih freelancer yang berpengalaman dengan portofolio yang bagus.
Sebagai permulaan, tidak perlu menetapkan tarif yang terlalu tinggi. Kamu dapat menerima pekerjaan yang sesuai kompetensimu untuk mengumpulkan portofolio. Semakin banyak pengalaman kerja dengan portofolio yang bagus, maka karirmu akan semakin cepat meningkat.
Gaji virtual assistant memang cukup menarik. Tidak heran jika banyak orang yang ingin menjadi virtual assistant. Kompetensi yang mumpuni dalam ragam pekerjaan virtual assistant adalah modal penting untuk bisa unggul dalam profesi ini.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.