Kepala Polisi Korsel Membungkuk Minta Maaf ke Publik Atas Tragedi Itaewon, Netizen Bandingkan dengan Kanjuruhan: Adem, Gak Saling Lempar Sana-Sini!
JAKARTA, REQnews - Kepala Kepolisian Nasional Korea Selatan (Korsel) Komisaris Jenderal Yoon Hee-keun mendadak jadi sorotan usai dirinya meminta maaf kepada publik atas tragedi Halloween yang terjadi di Itaewon pada Sabtu, 29 November 2022 lalu.
Tanpa rasa gengsi, Yon Hee-keun mengakui kekurangan anggotanya dalam pengendalian massa saat hari kejadian. Tanpa sungkan, Yoon Hee-keun pun membungkuk di hadapan para jurnalis dan meminta maaf kepada masyarakat Korea Selatan atas insiden yang terjadi.
"Saya sangat bertanggung jawab untuk keselamatan publik dan bahwa pengendalian massa pada malam itu tidak memadai," katanya seperti dikutip dari Korea JoongAng Daily, Rabu, 2 November 2022.
Dalam kesempatan itu, Yoon Hee-keun juga menjelaskan bahwa sebelum insiden maut terjadi, telah ada beberapa laporan yang masuk ke hotline darurat negara itu.
Namun, lanjut dia, karena acar tersebut tidak terdaftar secara resmi dengan penyelenggara yang ditunjuk, baik polisi maupun pihak berwenang setempat tidak ditugaskan untuk mengamankan lokasi dan mengelola kerumunan terlebih dulu.
Kini, Yoon Hee-keun menegaskan, pihaknya berjanji mengusut kasus insiden Itaewon secara tuntas. Ia pun telah membentuk gugus tugas khusus beranggotakan 475 orang untuk menyelidiki bagaimana tragedi itu terjadi.
Aksi kepala polisi Korsel ini pun menuai pujian dari banyak orang, termasuk netizen Indonesia yang langsung membandingkan dengan penanganan tragedi Kanjuruhan.
"Adem banget. Tidak saling lempar sana-sini," kata @bebek_erdogan.
"Padahal cuma bilang minta maaf, mengakui dan bertanggung jawab tapi cukup menenangkan. Kudu belajar dah ini cara minta maaf yg bener tuh begini," komentar @sucicak.
"Itu yg tanggung jawab ketua panita, terus ketua pelaksana, sama masyarakat yg ga pke masker, bukan pak ladusing yg salah". Ujar oknum di wakanda," kata akun @abdulrizalf1.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
