REQNews.com

Pesona Bak Bintang Drakor Tapi Penuh Kontroversi! Ini Deretan Skandal Ngeri yang Pernah Seret Ibu Negara Korsel

Leisure

Jumat, 18 November 2022 - 15:00

Ibu Negara Korsel Kim Keon-heeIbu Negara Korsel Kim Keon-hee

JAKARTA, REQnews - Sosok ibu negara Korea Selatan, Kim Keon Hee menyita perhatian publik Tanah Air beberapa waktu belakangan usai dirinya hadir mendampingi sang suami Presiden Yoon Suk Yeol di KTT G20 Bali.

Bukan tanpa sebab, sosok Kim Keon Hee begitu disorot lantaran pesonanya yang mengagumkan. Di usianya yang menginjak 50 tahun, istri Presiden Korsel itu masih tampak segar dan awet muda.

Parasnya begitu cantik menawan bak bintang drakor. Gaya penampilannya pun terbilang stylish. Tak heran, sosoknya menuai pujian dari banyak masyarakat Indonesia.

Namun siapa sangka, di balik tampilannya yang memukau, Kim Keon Hee ternyata sosok yang cukup kontroversial di Korea Selatan. Ia pernah terseret ke dalam sederet skandal yang menghebohkan publik. Berikut ulasannya!

1. Pemalsuan CV

Kim Keon Hee pernah tersandung kasus dugaan pemalsuan CV atau resume. Kim dituduh memalsukan atau melebih-lebihkan kredensialnya pada resume yang dia kirim ke dua universitas lokal pada 2007 dan 2013. Saat itu ia melamar untuk mengajar di sana.

Di Universitas Wanita Suwon (2007), Kim mengaku menjabat sebagai direktur Asosiasi Industri Game Korea selama tiga tahun sejak 2002 padahal asosiasi itu didirikan pada 2004.

Kemudian di Universitas Anyang (2013), Kim berbohong dengan mengaku menang hadiah utama dalam kategori animasi Penghargaan Konten Korea tahun 2004.

2. Ancam Jurnalis yang Kritik Suaminya

Kim pernah mengancam untuk "memenjarakan semua wartawan" yang mengkritik Yoon, suaminya.

"Jika saya berhasil sampai ke Gedung Biru, saya akan memenjarakan mereka semua," kata Kim, seperti dikutip The Strait Times.

3. Komentar Tentang Gerakan #MeToo

Kim juga sempat menuai kontroversi ketika dia berkomentar soal gerakan MeToo yang menyeret Partai Demokrat. Kim menyebut gerakan MeToo "terjadi ketika pria tidak membayar" wanita.

Hal itu ia sampaikan saat menyesalkan mantan Gubernur Provinsi Chungcheong Selatan, An Hee Jung, yang dipenjara karena pelecehan seksual.

Dia lalu menyebut bahwa kaum "konservatif memastikan mereka membayar" sehingga tak ada yang terlibat skandal MeToo. Kim lantas meminta maaf karena "pernyataan yang tidak pantas" itu membuat kehebohan publik.

4. Manipulasi Harga Saham

Melansir Korea Herald, transkrip telepon Kim dengan pegawai perusahaan sekuritas muncul dalam laporan berita. Dalam transkrip itu, ia disebut membeli saham Deutsche Motors saat harga saham itu tengah dimanipulasi.

Kim juga disebut terus melakukan trading selama periode itu namun tak mengakui bahwa ia berkontak dengan pihak yang melakukan manipulasi harga saham.

Atas laporan tersebut, kantor kepresidenan langsung menanggapi dengan menyebutnya sebagai laporan palsu.

5. Tak Laporkan Aset Kalung Mewah

Kim kembali terlibat kontroversi saat kalung mewah yang sempat dikenakannya ketika menemani Yoon ke Spanyol tak ada dalam laporan properti.

Kantor kepresidenan saat itu menyatakan bahwa kalung tersebut hasil pinjaman dari seorang kenalan. Namun publik tak percaya dan menuding Kim "tidak jujur". Kalung itu ditaksir seharga 62 juta won (sekitar Rp 728.762.880).

6. Undang Polisi yang Selidiki Kasusnya ke Pelantikan

Kontroversi lain dari ibu negara Korsel itu yakni pernah mengundang petugas polisi yang sedang menyelidiki kasus keluarganya untuk menghadiri pelantikan Yoon.

Polisi itu diketahui masih menyelidiki dugaan bahwa Kim dan ibunya menerima perlakuan istimewa atas proyek pembangunan di distrik Gongheung Yangpeyong, Provinsi Gyeonggi, selama sekitar 10 bulan.

 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.