Impian Gila Jepang, Ciptakan Listrik dari Salju dengan Biaya Murah dan Ramah Lingkungan
JAKARTA, REQnews - Jepang memulai sebuah program ambisius, untuk menghasilkan listrik dari salju yang turun musim dingin.
Proyek ini dilakukan secara bersama-sama oleh University of Electro-Communications Tokyo dengan perusahaan startup lokal Forte Co.
Misi besar ini, bertujuan untuk menciptakan sumber energi terbarukan yang murah dan ramah lingkungan, serta sebagai antisipasi bilamana negara tersebut menghadi masalah krisis daya.
Pekerjaan dimulai di Kota Aomori, yang setiap tahunnya dilanda hujan salju lebat. Para peneliti, berupaya membangkitkan turbin dengan energi yang dihasilkan, ketika cairan cairan didinginkan oleh salju yang tersimpan kemudian diuapkan oleh panas udara di sekitarnya.
Selama ini, di Aomori, salju dibuang ke laut, setelah dikumpulkan menggunakan bajak maupun truk.
Masalahnya, pemindahan salju ini memakan biaya yang tak sedikit dan membuat pusing pemerintah setempat.
Pada tahun fiskal sebelumnya yang berakhir pada Maret 2022, biaya pemindahan salju membengkak hingga mencapai rekor 5,9 miliar yen atau setara Rp 695,72 miliar setelah hujan salju lebat.
"Salju telah diperlakukan sebagai gangguan, tetapi kami dapat memanfaatkannya dengan baik," kata seorang pejabat kota Aomori, dikutip dari Antara, Senin 9 Januari 2023.
Pada 16 Desember 2022, sekitar 10 pekerja startup Forte menempatkan bahan isolasi di dalam kolam untuk menjaga tumpukan salju tetap dingin.
Penelitian lebih lanjut untuk mempertahankan salju serta jumlah listrik yang dapat dihasilkan akan dilakukan sebelum produksi listrik dimulai pada musim semi.
Adapun tantangan dari proyek itu termasuk menemukan fasilitas berskala besar untuk menyimpan salju serta mengamankan udara panas selama musim dingin.
Untuk mendapatkan perbedaan suhu yang besar, Forte akan mempertimbangkan untuk menggunakan panas dari sumber air panas.
"Ini adalah sumber energi terbarukan yang unik di wilayah dengan salju lebat. Ini juga akan mengarah pada penciptaan industri baru," kata kepala Forte Jun Kasai.
Redaktur : Ryan Virgiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
