REQNews.com

Teknologi AI Dilarang Keras dalam Ajang Grammy Awards

Leisure

Tuesday, 20 June 2023 - 03:00

Grammy AwardsGrammy Awards

JAKARTA, REQnews - Ajang internasional Grammy Awards dengan tegas melarang penggunaan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam industri musik.

Mengutip The Times of India, Senin 19 Juni 2023, pelarangan ini bertujuan agar karya original dari musisi benar-benar dihargai sepenuhnya, karena tentu diciptakan dengan upaya yang keras.

Dalam aturannya, Grammy menyatakan, “Hanya pencipta manusia yang memenuhi syarat untuk Grammy Awards. Pengumuman dari badan yang memberikan penghargaan musik paling terkenal di dunia ini bertujuan untuk mengendalikan penggunaan kecerdasan buatan (AI) di industri musik.”

Seperti diketahui, penggunaan AI dalam industri musik belakangan ini tengah menjadi sebuah tren besar, sejak Desember 2022, usai OpenAI meluncurkan ChatGPT.

Program itu adalah chatbot gratis yang didukung Microsoft Corp, yang bisa menghasilkan dialog mirip manusia, bahkan suara orang-orang tertentu, atau tokoh yang sudah meninggal.

Sejak saat itu, beberapa aplikasi AI telah bermunculan, memungkinkan pengguna untuk membuat atau menganimasikan foto, membuat avatar dalam film, menulis lagu, esai, dan artikel. Hal ini tentu saja mengancam kedudukan manusia, teknologi AI bisa menggantikan manusia dalam banyak pekerjaan.

Kemudian, menanggapi tren itu, Grammy memperbarui aturan yang berbunyi, “Karya yang tidak memiliki pengarang manusia tidak memenuhi syarat dalam kategori apa pun.”

Meskipun Grammy melarang karya yang sepenuhnya menggunakan AI, beberapa musik yang dibuat dengan bantuan AI masih dapat memenuhi syarat dalam beberapa kategori tertentu.

Pencipta musik sekarang harus berkontribusi setidaknya 20 persen dalam sebuah album untuk mendapatkan nominasi. 

Redaktur : Ryan Virgiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.