REQNews.com

27 Tahun Setelah Pembunuhan Rapper Tupac Shakur, Kepolisian Nevada Menangkap Tersangka

Leisure

Saturday, 30 September 2023 - 05:45

Rapper Tupac Shakur dalam salah satu pertunjukan di Regal Theatre, Chicago, tahun 1994. Dua tahuh kemudian dia dibunuh di Las Vegas. Foto: Russia TodayRapper Tupac Shakur dalam salah satu pertunjukan di Regal Theatre, Chicago, tahun 1994. Dua tahuh kemudian dia dibunuh di Las Vegas. Foto: Russia Today

Las Vegas, REQNews.com -- Kepolisian Nevada, Jumat 29 September, menangkap seorang pria yang diduga pembunuh rapper Tupac Shakur 27 tahun lalu. Tuduhan akan diumumkan secepatnya.

Media lokal memberitakan pria yang ditangkap diidentifikasi bernama Duane 'Keffe D' Davis, yang dalam memoir tahun 2019 mengatakan berada di dalam Cadillac di lokasi penembakan Shakur. Ia juga menyebut dirinya salah satu saksi penembakan itu yang masih hidup.

Penangkapan Davis terjadi dua bulan setelah rumah istrinya digrebek pihak berwenang Las Vegas. Dokumen polisi menunjukan penyelidikan penggerebekan itu berkaitan dengan pembunuhan Tupac Shakur.


Penembakan Tupac Shakur

Rapper Tupac Shakur dibunuh pada 7 September 1996 dengan cara ditembak empat kali saat berada di dalam mobil yang menunggu lampu merah. Saat itu ia bersama eksekutif perusahaan rekaman Suge Knight.

Penembakan terjadi tak lama setelah Shakur meninggalkan pertandingan tinju Mike Tyson vs Bruce Sheldon. Shakur meninggal sepekan kemudian akibat luka serius di sekujur tubuh.

Saat itu Shakur berusia 25 tahun dan berada di puncak popularitas. Pembunuhan terhadapnya mungkin yang paling terkenal dalam budaya populer AS, dan sekian lama tak terpecahkan.

Kepolisian Nevada tak pernah menutup kasus ini, dengan melacak orang-orang yang ducurigai.

Duane ‘Keffe D’ Davis adalah salah satu yang dalam pengawasan polisi setelah pembunuhan itu. Dalam wawancara tahun 2018, setelah didiagnosis mengidap kanker, Davis secara tersamar mengatakan bahwa dirinya melibatkan keponakannya; Orlando 'Baby Lane' Anderson' dalam pembunuhan Shakur.

Berbeda dengan pengakuan dalam memoirnya, dalam wawancara ini Davis mengatakan; "Saya dan Orlando 'Baby Lane' Anderson adalah dua saksi pembunuhan itu."

Andersson saat itu berada di kursi belakang Cadillac, dan diduga melepas tembakan ke arah Shakur. Anderson melanjutkan karier sebagai penjahat dan tewas dalam perang antar geng di Compton, California, tahun 1998.

Penembakan Shakur terjadi tak lama setelah tawuran di kasino, yang melibatkan Anderson dan beberapa rekannya. Anderson membantah semua asumsi yang mengaitkannya dengan pembunuhan Shakur, dan polisi tak punya bukti yang menunjukan keterlibatannya.


Rapper Berpengaruh

Enam kali masuk nominasi Grammy Awards selama kariernya, Shakur dianggap rapper paling berpengaruh sepanjang masa. Ia menjual 75 juta album di seluruh dunia, dan lagu California Love, All Eyez On Me, serta Changes, dianggap sebagai karya yang menentukan genre.

Saat kematiannya, Shakur terlibat perserteruan tingkat tinggi dengan Notorius Big -- rapper asal New York yang ditembak Maret 1997 dalam insiden terpisah. Shakur dan Notorius Big adalah persaingan Pantai Timur dan Barat AS dalam hip hop saat itu.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.