REQNews.com

Mengenal Vaginismus, Kelainan Otot Vagina yang Jarang Disadari Para Wanita

Leisure

Kamis, 09 November 2023 - 11:30

Ilustrasi vaginismus (Sumber: iStockphoto)Ilustrasi vaginismus (Sumber: iStockphoto)

JAKARTA, REQnews - Beberapa wanita mungkin pernah merasa tak nyaman hingga merasakan sakit saat melakukan penetrasi seksual. Hal ini pun bisa menjadi sesuatu yang sangat mengganggu.

Jika kalian merasakan keluhan tersebut, bisa jadi itu pertanda bahwa kalian menderita vaginismus. Lantas, apa sih vaginismus itu?

Melansir halodoc, vaginismus adalah kondisi medis yang ditandai dengan pengencangan otot-otot di sekitar vagina secara tidak sadar ketika adanya penetrasi pada vagina. Otot-otot vagina akan mengejang atau berkontraksi ketika ada sesuatu yang masuk ke dalamnya, seperti tampon, menstrual cup, USG transvaginal, hingga penis.

Hal ini merupakan reaksi otomatis tubuh terhadap rasa takut dari beberapa atau semua jenis penetrasi pada vagina. Gangguan ini pun dapat menyebabkan kejang otot, nyeri, hingga penghentian pernapasan sementara.

Pada banyak wanita, kemunculan vaginismus bisa bermula saat mereka pertama kali melakukan hubungan seksual, mencoba tampon atau menstrual cup, hingga ketika menjalani pemeriksaan panggul. Namun, vaginismus bisa muncul kapanpun  meski bertahun-tahun sebelumnya wanita tak pernah merasakan keluhan tersebut.

Bahkan, masih banyak yang mengira bahwa merasakan sakit saat melakukan hubungan seksual adalah hal yang normal. 

Penyebab Vaginismus

Menurut WebMD, penyebab vaginismus sesungguhnya tidak diketahui dengan persis. Namun, vaginismus adalah gangguan yang bersifat multifaktorial. Kondisi ini dapat disebabkan oleh masalah fisik dan psikologi, atau bahkan keduanya.

Beberapa pemicu vaginismus secara psikologis, antara lain perasaan takut, cemas, mengalami peristiwa yang traumatis seperti pemerkosaan atau riwayat pelecehan, dan pengalaman buruk di masa kanak-kanak.

Sedangkan pemicu yang disebabkan oleh faktor fisik seperti adanya infeksi, nyeri pasca persalinan, menopause, mengalami operasi panggul, kurangnya pemanasan sebelum melakukan hubungan seksual, efek samping dari pengobatan, hingga masalah fungsi seksual yang dapat memengaruhi pasangan pria atau wanita.

Gejala Vaginismus

Ada beberapa gejala vaginismus yang perlu diketahui oleh wanita, seperti rasa sakit saat penetrasi atau memasukkan sesuatu ke vagina, tak bisa melakukan hubungan seksual atau memasukkan apa pun ke dalam vagina, dan mengalami hubungan seksual yang menyakitkan (dispareunia) yang disertai perasaan sesak, dan nyeri serta perasaan terbakar atau menyengat.

Pengobatan Vaginismus

Tujuan utama dari pengobatan vaginismus adalah untuk mengurangi pengetatan pada otot dan perasaan takut dari rasa nyeri. Pengobatannya juga bertujuan untuk mengatasi jenis ketakutan lain yang mungkin berhubungan dengan gangguan ini. Beberapa perawatan yang umum dilakukan, antara lain latihan kontrol dasar panggul, pendidikan dan konseling, latihan emosional, mengurangi sensitifitas terhadap penetrasi, dan latihan penetrasi.

Selain itu menurut terapis Sara Reardon, injeksi botox pada otot dasar panggul juga dapat membantu mengatasi vaginismus. Terapi ini tentunya perlu diimbangi dengan terapi fisik dasar panggul. Sebab, menurutnya obat-obatan hanya bekerja dalam jangka waktu yang terbatas.

Lebih lanjut, Reardon juga menjelaskan bahwa standar emas dalam pengobatan vaginismus adalah menggunakan trainer atau dilator vagina. Dengan alat ini, wanita akan diajarkan kembali cara untuk memasukkan sesuatu ke dalam vagina tanpa mengasosiasikan sesuatu tersebut sebagai sesuatu yang menyakitkan atau memicu trauma.

Redaktur : Alifani

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.