Heboh Prof Quraish Shihab Sebut Nabi Pernah Ucapkan Natal, Ini Dalilnya!
JAKARTA, REQnews - Tanggal 25 Desember dirayakan sebagai Hari Natal setiap tahunnya. Hari Natal dirayakan sebagai hari kelahiran Yesus Kristus oleh umat Kristiani.
Sementara itu, di kalangan masyarakat Tanah Air masih muncul perdebatan soal boleh tidaknya umat Muslim mengucapkan selamat Natal kepada umat Kristiani saat perayaan 25 Desember.
Banyak orang masih ragu atau bahkan kebingungan soal hal ini. Ada yang menyebut hukumnya haram dan meyakini jika mengucapkan selamat Natal itu tidak diperbolehkan dalam Islam.
Namun ada pula yang meyakini hal tersebut masih diperbolehkan sebagai bentuk toleransi. Lantas bagaimana hukum ucapan Natal yang sebenarnya dalam Islam?
Melansir dari kanal Youtube GuzZ TV, Prof Quraish Shihab memberi penjelasan tentang hal ini.
Beliau menjelaskan bahwa umat Muslim diperbolehkan untuk memberikan ucapan selamat Natal untuk umat Kristiani. Dengan syarat, umat Muslim tetap meyakini bahwa Nabi Isa As adalah salah satu rasul Allah, bukan anak Allah. Dan tidak dapat mengubah akidah umat Muslim yang mengucapkan.
Karena menurut Beliau, ucapan selamat Natal itu sama saja seperti kita sekadar ikut bergembira bersama kalangan non Muslim dan tidak ada larangannya dalam agama Islam. Hal ini juga dijelaskan dalam Q.S. Maryam ayat 33.
وَٱلسَّلَٰمُ عَلَىَّ يَوْمَ وُلِدتُّ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا
Latin: Was-salāmu 'alayya yauma wulittu wa yauma amụtu wa yauma ub'aṡu ḥayyā
Artinya: "Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari kelahiranku, pada hari wafat, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali."
Prof Quraish Shihab juga menjelaskan kembali bahwa dalam surah Maryam ayat 33 termuat "salam sejahtera bagiku pada hari kelahiranku", menurut Beliau ungkapan ini pertama kali diucapkan oleh Nabi Isa AS.
wallahu a'lam bishawab.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.