Salah Satu Panda Betina Tertua di Dunia Mati di Kebun Binatang Jepang Akibat Serangan Jantung
Kobe, REQNews.com -- Tan Tan, salah satu panda betina tertua di dunia, mati pada usia 28 tahun akibat serangan jantung.
Kebun Binatang Kobe, Jepang, mengumumkan Tan Tan ditemukan mati di kandangnya pada 31 Maret. Dokter sempat menyadarkannya tapi Tan Tan mengembuskan nafas dua jam kemudian.
Seperti semua panda di dunia, Tan Tan dipinjamkan pemerintah Tiongkok ke Kebun Binatang Kobe. Tan Tan akan dikembalikan setelah masa peminjaman habis.
Pandemi Covid 19 membuat kesehatan Tan Tan menurun. Pejabat Tiongkok mengumumkan Tan Tan bisa tinggal di Jepang tanpa batas waktu untuk menerima perawatan medis.
Menurut ukuran manusia, Tan Tan berusia 95 tahun. Ia datang ke Kebun Binatang Kobe tahun 2000 sebagai bagian program penangkaran.
Tahun 2002 Tan Tan tidak muncul di depan publik karena kesehatannya menurun. Pihak Kebun Binatang Kote mengatakan usia tua membuat Tan Tan kurang aktif dan sering tidur dalam enam bulan terakhir.
Panda betina tertua lainnya terdapat di Kebun Binatang Chapultepec, Mexico City, yang berusia 31 tahun. Jui Jui, panda tertua lainnya, mati di Ocean Park Hong Kong tahun 2016. Saat itu Jui Jui berusia 38 tahun.
Di alam liar, rata-rata usia panda antara 18 sampai 20 tahun. Di penangkaran, panda bisa berusia 30 tahun.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.