Korea Utara Coba Tarik Wisatawan dengan Kuliner Bersejarah Bibimbap
Pyongyang, REQNews.com -- Yang kita kenal tentang makanan Korea relatif terbatas pada beberapa; kimchi, kimbap, ramyeon, dan beberapa yang lain. Namun, itu semua kuliner Korea Selatan (Korsel).
Bagaimana dengan kuliner Korea Utara (Korut)?
Situs koreajoongangilbo baru-baru ini menulis tentang satu kuliner Korea Utara, yaitu bibimbap. Sebelumnya, Kumsu Kangsan -- majalah bulanan dengan pangsa pasr etnis Korea di luar negeri -- menurunkan tulisan tentang bibimbap Pyeongyang sebagai upaya menarik wisatawan ke Korea Utara.
Bibimbap Pyeongyang disajikan di sebuah restoran, yang di dalamnya terdapat Museum Rakrang Pyeongyang. Museum ini mengumpulkan dan memamerkan artefak terkait Komando Lelang yang didirikan Dinasti Han Tiongkok pada abad pertama sebelum Masehi.
Apa Itu Bibimbap?
Naenara, portal resmi pemerintah Korea Utara, memberi penjelasan menarik tentang bibimbap. Menurutnya, bibimbap adalah makanan tradisional yang terdiri dari nasi putih kukus dengan topping daging sapi goreng, telur goreng, dan berbagai macam makanan estetis, sayuran dan rempah-rempah.
Penulis Kumsu Kangsan mengatakan bibimbap Pyeongyang juga menyertakan tauge, peterseli air, jamur, pakis, bunga lonceng, dan jamur pinus, sebagai hiasan dengan taburan rumput laut panggang di atasnya.
Secara tradisonal, bibimbap dibuat setelah berbagai acara seremonial; hari raya dan upacara leluhur, di Pyeongyang, Haeju, dan propinsi lain di Korea Utara.
Bibimbap Pyeongyang tidak satu jenis. Menurut penulis kuliner Korea, penduduk Korea Utara membuat beberapa jenis bibimbap, dengan metode penyiapan berbeda menurut tradisi keluarga dan tempat.
Budaya Gastronomi
Penulis kuliner Korea Utara yakin bibimbap sebagai hidangan Korea telah menyebar ke seluruh dunia sebagai akibat pengaruh budaya populer Korea Selatan. Namun, menurut penulis Korea Utara, bibimbap Pyeongyang diakui dunia sebagai makanan kesehatan bermanfaat yang mengandung sejumlah nutrisi.
Bibimbap Pyeongyang didistribusikan ke berbagai negara di Asia, Eropa, dan AS, tapi kimchi mungkin lebih populer.
Korea Utara juga berupaya memperkenalkan kuliner lainnya, yang semuanya bisa dicicipi di Museum Rakrang, yaitu mie nongma (kentang) Hamhung. Kuliner ini disebut-sebut sebanding dengan sup mie soba di Propinsi Pyongan.
Upaya rezim Pyeongyang memperkenalkan bibimbap memperlihatkan Korea Utara tidak melulu tentang uji coba rudal, senjata nuklir, dan diplomasi ketegangan di semenanjung. Korea Utara bukan sekedar kultus Keluarga Kim dan parade militer.
Sejak 2017, sebelum Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi yang mewajibkan negara anggota PBB mengusir pekerja Korea Utara, rezim Kim Jong-un mengoperasikan restoran yang dikelola warga Korut di Tiongkok dan Asia Tenggara.
Restoran itu diyakini salah satu cara Korea Utara mendapatkan mata uang asing. Di sisi lain, Korea Utara juga membuka perbatasannya untuk pengunjung dari Rusia dan Tiongkok pada September 2023 dan Februari 2024.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.