REQNews.com

Heboh Seruan Boikot Konser Bruno Mars di Jakarta Gegara Terbukti Pro Israel

Leisure

Sunday, 23 June 2024 - 18:02

Bruno Mars (Foto: macaonews.org)Bruno Mars (Foto: macaonews.org)

JAKARTA, REQnews - Rencana konser Bruno Mars di Jakarta International Stadium (JIS) pada 13 dan 14 September 2024 mendatang tengah menuai polemik.

Kini, publik tiba-tiba ramai menyerukan boikot konser tersebut lantaran Bruno Mars diduga pro Israel. Hal ini tampak dari komentar banyak netizen di kolom komentar akun Instagram @pkentertainment yang menjadi promotor konser Bruno Mars.

"Boikot Bruno Mars! Karena dia dukung zionist," tulis akun @vell***, dikutip Minggu, 23 Juni 2024.

"Skip zionist," komentar @tya***.

"Kalian masih respek ama kaum zionis yang mau manggung di Negara kita?. GWS deh kalian semua," kata akun @ab***.

"Boikot dia! Dia dukung Israel," tulis @nab***.

Diketahui, Bruno Mars sendiri disinyalir memang pro terhadap Israel. Salah satu buktinya dalah ketika penyanyi asal Amerika Serikat itu pernah menggelar konser di Tel Aviv, Israel pada 4 Oktober 2024.

Pada momen itu, Bruno Mars sermpat mengungkapkan rasa cintanya terhadap Tel Aviv.

"Tel Aviv! Para Hooligan telah berhasil mencapai Israel," teriak Bruno Mars kepada lebih dari 60.000 penonton yang berkumpul di Yarkon Park untuk menyaksikan pertunjukan pertama artis tersebut di ibukota Israel tersebut.

"Kami telah mendengar cerita tentang tempat ini, kami mendengar bahwa kalian berkeringat dan kami mendengar bahwa kalian menari. Kami telah menunggu lama untuk bermain bersama kalian," sambungnya.

Tak hanya itu, Bruno Mars juga menyanyikan lagu "Marry You" dan sengaja mengganti lirik lagunya itu dengan menyelipkan "Tel Aviv".

Lirik lagu yang seharusnya "dancing shoes" diganti dengan "Tel Aviv, I Think I want to marry you!" atau "Tel Aviv, sepertinya aku ingin menikahimu". Bruno Mars pun menyatakan harapannya untuk bisa kembali ke Tel Aviv menggelar konser lainnya.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.