Festival Karya Seni "GEMINA" Mengajak Anak-Anak SDN 2 Situregen Kenali Mitigasi Bencana dengan Kreatif dan Edukatif
Lebak, REQnews.com - Pada tangga 26-27 Mei 2025, Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) sukses menyelenggarakan “Festival Karya Seni GEMINA” yang bertujuan mengenalkan konsep mitigasi bencana kepada anak-anak SDN 2 Situregen, Kampung Cipurun, Lebak Selatan.
Festival ini menggabungkan edukasi kebencanaan dengan seni, memberikan pengalaman belajar yang kreatif dan menyenangkan bagi 150 siswa. Dalam rangka membangun budaya siaga bencana sejak dini, acara ini menyasar para siswa untuk memahami ancaman bencana seperti gempa bumi, tsunami, dan tanah longsor, serta cara-cara mitigasinya.
Hari pertama festival GEMINA menyajikan beragam kegiatan edukatif yang melibatkan seni, mulai dari perkenalan buku aktivitas “SIGEMI” untuk kelas 1-2 SD, lomba mewarnai untuk kelas 3-4 SD, hingga menghias peta evakuasi untuk kelas 5-6 SD.

Masing-masing kegiatan membahas bahaya bencana yang sering terjadi di wilayah Lebak Selatan dan mengajarkan langkah-langkah mitigasi yang dapat diterapkan sejak usia dini.
Pada hari kedua, festival semakin meriah dengan penampilan teater berjudul "Murka Sang Ca'ah Laut", yang dibawakan oleh siswa, guru, dan relawan Desa Tangguh Bencana (DESTANA).
Teater ini mengangkat tema kesiapsiagaan bencana tsunami dan diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada generasi muda melalui media seni peran yang mudah dipahami. Selain itu, ditayangkan pula video musik edukatif "Sang Ombak Raksasa" yang mengajarkan skema evakuasi bencana tsunami, yang diikuti dengan antusias oleh siswa dan guru yang bernyanyi bersama.
Menurut William Louwi, Project Manager GEMINA dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN), pemilihan seni sebagai media edukasi dipilih agar anak-anak bisa belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan kreatif. “Seni memungkinkan mereka untuk belajar sambil berkreasi, memahami pesan kebencanaan secara langsung, dan terlibat dalam kegiatan yang mereka nikmati,” ujarnya.

Festival GEMINA ini tidak hanya mengajarkan anak-anak tentang pentingnya mitigasi bencana, tetapi juga menunjukkan bahwa pendidikan kebencanaan dapat dilakukan dengan cara yang inklusif dan menyenangkan. Di akhir acara, panitia juga menyelenggarakan sesi undian doorprize sebagai apresiasi kepada para peserta.
Dengan dukungan dari DESTANA Situregen dan kolaborasi dengan mahasiswa UMN, kegiatan ini menandai awal dari usaha panjang untuk meningkatkan kesadaran dan ketangguhan masyarakat, terutama generasi muda, dalam menghadapi bencana di Lebak Selatan.
GMLS berharap festival ini akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam membentuk masyarakat yang lebih siap siaga dan tanggap bencana.
Informasi lebih lanjut mengenai festival ini dapat diperoleh melalui Instagram @gemina.id atau @gugusmitigasibaksel.
Redaktur : Alifani
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
