REQNews.com

Sekolah di Inggris Larang Siswa Dengarkan Lagu-lagu K-pop Demon Hunters

Leisure

Selasa, 18 November 2025 - 19:27

Foto: NetflixFoto: Netflix

London, REQNews.com -- Sebuah sekolah di Inggris berupaya melindungi etos Kristen dengan melarang siswa mendengarkan lagu-lagu dari film animasi Netflix K-pop Demon Hunters.

Liliput Church of England -- sekolah yang beralamat di Poole, Dorset, London -- mengirim surat kepada orang tua siswa pekan lalu, meminta mereka memberi tahu anak-anak agar tidak menyanyikan lagu-lagu dalam film Demon Hunter. Alasannya, lagu-lagu ini membuat orang Kristen tak nyaman karena bertentangan dengan Tuhan dan kebaikan.

Saat ini lagu-lagu dari film Demon Hunters menduduki puncak tangga. Lloyd Allington, kepala sekolah Liliput Church of England, menulis; "Kami sepenuhnya menghormati hak Anda untuk membuat pilihan tentang konten yang dinikmati anak Anda di rumah. Kami ingin memperhatikan keberagaman keyakinan dalam komunitas sekolah kami."

Bagi sebagaian orang Kristen, lanjut Lloyd Allingon, referensi tentang setan bisa terasa sangat tidak nyaman karena mereka mengaitkan dengan kekuatan spiritual yang menentang Tuhan dan kebaika.

Allington juga memberi pandangan positif terhadap larangan itu dengan menulis; "Ini kesempatan berharga untuk mengeksplorasi keragaman keyakinan dalam komunitas kami, dan mempertimbangkan bagaimana kami dapat mendukung mereka yang beriman yang merasa tema-tema ini menanang -- terutama karena kami adalah sekolah agama, yang dipilih oleh banyak orang tua atas komitmen kami membaia dan menegakan etos Kristen.

Demon Hunters berkisah tentang girl band K-pop fiktif yang tiga anggotanya tidak mempromosikan setan, tapi diam-diam melindungi dunia dari penjahat terkutuk. Tiga anggota girl band fiktif itu adalah teladan, dan lagu-lagu mereka memberi pengaruh positif, bukan sumber kekhawatiran.

Film ini juga menampilkan kelompok antagonis terdiri dari lima iblis, yang juga bernyanyi. Lirik lagi para iblis adalah godaan. Namun, meski bukan satu dari tujuh dosa mematikan dalam kitab suci, orang bisa berargumen bahwa impuls tidak murni seperti rayuan patut diekspos, agar dapat melawan dengan lebih baik.

Kepada BBC, seorang wali murid mengatakan; "Saya pikir itu konyol. Putri saya menyukai K-pop sejak kecil." Belakangan, Allington memperbarui suratnya dengan menambahkan; "Kami sepenuhnya setuju bahwa nilai-nilai seperti kerja sama tim, keberanian, dan kebaikan hati, penting bagi anak-anak."

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.