REQNews.com

Diperingati Tiap 5 Maret, Ini Louis Vivet Pasien Pertama yang Didiagnosis Kepribadian Ganda

Memoar

Sunday, 05 March 2023 - 19:00

Louis Vivet (Foto:Wikipedia)Louis Vivet (Foto:Wikipedia)

JAKARTA, REQNews - Hari Kepribadian Ganda tiap tahunnya selalu diperingati pada tanggal 5 Maret.

Pasien pertama yang didiagnosis dengan kepribadian ganda adalah Louis Vivet pada tahun 1885, dan kasusnya menarik perhatian dunia medis terhadap kondisi tersebut.

Louis Vivet lahir 12 Februari 1863, di Paris, Prancis adalah salah satu pasien kesehatan mental pertama yang didiagnosis dengan gangguan identitas disosiatif, bahasa sehari-hari dikenal sebagai kepribadian ganda.

Ia lahir dari  seorang ibu muda yang bekerja sebagai pelacur dan yang memukuli serta mengabaikannya.

Sementara itu, Clara Norton Fowler adalah pasien pertama yang didiagnosis untuk dipelajari dengan baik oleh ahli saraf pada tahun 1898.

Gangguan Identitas Disosiatif dapat mencakup kepribadian ganda dan berbagai macam gejala lain seperti depresi, kecemasan, dan episode disosiatif, biasanya disebabkan oleh trauma yang belum terselesaikan.

Penelitian telah membuktikan adanya gangguan tersebut, namun hanya sedikit orang yang paham tentang diagnosis atau pengobatannya.

Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM), pertama kali diterbitkan oleh American Psychiatric Association (APA) pada tahun 1952, membantu menjaga tingkat keseragaman identifikasi gangguan mental.

Gangguan Kepribadian Ganda adalah kondisi yang relatif baru yang masih dipelajari oleh psikiater. Ini sering tidak terdiagnosis di antara populasi umum. Namun, bagi mereka yang didiagnosis mengidapnya, ini bisa menjadi pengalaman yang menakutkan disertai dengan perubahan suasana hati yang tidak dapat diandalkan dan ketidakpercayaan diri.

Hari Kepribadian Ganda bertujuan untuk mengubah ketakutan tersebut dengan menyebarkan kesadaran akan keberadaannya, membantu pasien dan keluarga mereka dengan sumber daya dan metode untuk mengatasinya. Beberapa merayakan hari ini dengan menghubungkan banyak sisi kepribadian mereka.

Dissociative Identity Disorder (DID), awalnya disebut Multiple Personality Disorder, adalah kondisi medis yang menderita kehilangan ingatan, pengalaman di luar tubuh, terlepas dari emosi, dan kurangnya identitas diri, yang dapat menyebabkan ide bunuh diri.

Menurut National Alliance of Mental Illness, hanya 2% dari populasi Amerika yang mengalami gejala ini telah didiagnosis dengan benar.

Psikiater pernah mendiagnosis orang dengan setidaknya dua kepribadian yang berbeda. Pada abad ke-19, gangguan ini sering disalahartikan sebagai sleepwalking yang dipicu oleh trauma emosional atau bahkan epilepsi.

Hari Kepribadian Ganda memiliki dua tujuan dalam hal mengamatinya. Yang pertama adalah memberdayakan mereka yang secara pribadi terkena gangguan untuk berbagi cerita mereka dan menemukan cara untuk mencintai dan menerima diri mereka sendiri di dunia di mana gangguan tidak dikenal atau dipahami dengan baik.

Tujuan kedua adalah meningkatkan kesadaran tentang gangguan itu sendiri, membantu orang lain memahami apa artinya memiliki Gangguan Identitas Disosiatif dan cara mengelolanya dalam kehidupan sehari-hari.

Hari tersebut bertujuan untuk mengubah kesalahpahaman umum dan membuat gangguan tersebut dikenal di seluruh dunia sebagai kondisi valid yang harus dipahami oleh orang lain. Pita kesadaran warna-warni yang menyerupai selimut gila adalah simbol hari ini.
 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.