Ngeri! Aktivis Anti-Aborsi Lakukan Pembunuhan kepada Para Dokter
FLORIDA, REQNews - Peristiwa penembakan seorang dokter yang melakukan aborsi terjadi pada 10 Maret 1993 oleh seorang aktivis anti aborsi.
Dialah Dokter David Gunn, yang ditembak dan dibunuh selama protes anti-aborsi di klinik Layanan Medis Wanita Pensacola.
Dokter David Gunn melakukan aborsi di beberapa klinik di Florida dan Alabama, dia ditembak saat keluar dari mobilnya di tempat parkir klinik.
Saat itu pelaku yakni Michael Griffin berteriak, "Jangan bunuh bayi lagi!" dan menembak dokter tiga kali di belakang. Griffin kemudian menyerah kepada petugas polisi terdekat.
Griffin telah menghadiri pertemuan doa dan organisasi protes tiga hari sebelumnya dan tampaknya sedang menunggu Dr Gunn.
Rescue America, kelompok yang mengadakan protes, tidak mengutuk keras pembunuhan Dr. Gunn.
"Meskipun kematian Gunn sangat disayangkan, juga benar bahwa cukup banyak nyawa bayi yang akan diselamatkan," kata direktur nasional Don Treshman setelah pembunuhan tersebut.
Pembunuhan Dr Gunn adalah bagian dari penekanan yang lebih besar pada kekerasan oleh aktivis anti-aborsi di awal 1990-an.
Ancaman kematian, vandalisme, dan pembakaran di klinik aborsi meningkat drastis.
Rachelle Shelley Shannon mulai berkorespondensi dengan Griffin saat dia di penjara.
Pria yang dia sebut "pahlawan terhebat di zaman kita" itu mencoba membunuh seorang dokter di Wichita, Kansas. Tembakannya melukai, tetapi tidak membunuh, dan Shannon ditangkap dan dihukum.
Paul Hill, seorang aktivis yang menghadiri Pertunjukan Phil Donahue dan menyebut pembunuhan Dr Gunn sebagai "pembunuhan yang dapat dibenarkan", menghadiri persidangan Shannon.
Dia membunuh Dr John Britton dan James Barrett di Pensacola, Florida pada Juli 1994. Hill dijatuhi hukuman mati tetapi tidak pernah menyatakan penyesalan atas kejahatannya.
Menanggapi terorisme ini, baik negara bagian maupun pemerintah federal mengeluarkan undang-undang baru yang melindungi klinik aborsi.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.