REQNews.com

Misteri Kembalinya Patricia Kopta Usai Dinyatakan Hilang Lebih dari 3 Dekade

Memoar

Wednesday, 22 March 2023 - 04:00

Patricia Kopta (Foto: twitter)Patricia Kopta (Foto: twitter)

JAKARTA, REQnews - Kisah pengkhotbah wanita bernama Patricia Kopta sempat mencuri perhatian dunia. Wanita yang dijuluki "The Sparrow" itu dinyatakan hilang secara misterius pada tahun 1992.

Usai dilaporkan hilang, keluarga bahkan tak pernah mendapatkan informasi apapun tentang Patricia Kopta selama lebih dari 3 dekade.

Hingga secara mengejutkan, setelah 31 tahun berlalu, Patricia ditemukan di sebuah panti jompo.

Dilansir dari All That's Interesting, Rabu, 22 Maret 2023, petugas panti mengidentifikasi Patricia Kopta sebagai nenek 83 tahun.

Tak banyak informasi yang bisa dikulik petugas dari si nenek. Alhasil tidak diketahui pasti apa yang sebenarnya terjadi selama 31 tahun ini terhadap Patricia hingga dirinya berakhir di panti jompo.

"Anda tidak akan percaya apa yang telah kami lalui," kata suaminya, Bob Kopta, kepada Pittsburgh Post-Gazette.

Setelah istrinya ditemukan, suaminya Patricia merasa lega, karena sang istri masih hidup.

Patricia Kopta adalah seorang wanita pendek kurus dengan gaya berjalan yang tidak menentu. Mereka yang melihatnya di pusat kota memanggilnya 'The Sparrow'.

Sekitar tahun 1991 atau 1992, sekelompok gadis menjarah Patricia Kopta dan mencuri cincin pernikahan dan pertunangannya.

Patricia Kopta sendiri sering bertemu dengan polisi, termasuk penangkapan di Monroeville yang membuat dokter menggambarkannya sebagai 'delusi keagungan' dan gejala skizofrenia.

Kemudian, suatu hari di tahun 1992, Bob suami Kopta kembali ke rumah melihat istrinya sudah pergi. Tidak tahu ke mana Patricia Kopta pergi.

"Dia telah membuat pernyataan kepada individu keluarga lain bahwa dia akan pergi, bahwa dia khawatir dia akan dimasukkan ke fasilitas perawatan di sini," kata Kepala Polisi Ross Township Brian Kohlhepp, menurut The New York Times.

"Itu sulit bagi kami semua karena kami, ibu saya, saudara perempuan saya, dan saya sendiri selalu mengkhawatirkannya," kata adik perempuan Kopta, Gloria Smith.

Akhirnya, pihak berwenang menyatakan Patricia Kopta meninggal secara hukum. Suaminya tidak pernah menikah lagi setelah kepergian Kopta.

Kemudian pada tahun 1999, dikabarkan pegawai panti jompo menemukan Kopta berkeliaran di jalanan Puerto Rico. Namun, tidak ada yang memastikan kebenaran kabar tersebut.

Hingga ketika Patricia Kopta mulai menua, dia mengungkapkan lebih banyak tentang masa lalunya. Akhirnya, dia membocorkan cukup detail tentang identitasnya sehingga petugas panti jompo memutuskan untuk menghubungi keluarga Kopta.

Polisi Ross kemudian memulai proses forensik selama sembilan bulan untuk memastikan identitas nenek di panti jompo itu.

Pihak berwenang Puerto Rico mengirimkan sampel DNA Kopta, polisi menemukan catatan giginya, dan saudara perempuan serta keponakan Kopta memberikan sampel DNA swab pipi untuk dibandingkan.

Bob Kopta dan Gloria Smith menyatakan, mereka ingin sekali membawa pulang Patricia Kopta agar bisa kembali berkumpul bersama keluarga. Tetapi malang, kesehatannya yang menurun membuat hal itu sulit dilakukan.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.