Sejarah Mencatat, Mengerikannya Letusan Gunung Asama yang Tewaskan 1.500 Orang dan Menyebabkan Kelaparan
TOKYO, REQNews - Peristiwa mengerikan terjadi pada 4 Agustus 1783, letusan besar Gunung Asama menewaskan sekitar 1.500–1.624 orang. Peristiwa ini dikenal dalam bahasa Jepang sebagai Pembakaran Asama di Tenmei.
Gunung Asama merupakan gunung berapi aktif yang berada di pusat Honshu, pulau utama di Jepang. Gunung Asama yang juga dikenal dengan Tenmei 3 itu menyebabkan kerusakan yang meluas.
Salah satu dari 108 gunung api yang ada di Jepang itu sejatinya telah bergejolak sejak 3 bulan sebelumnya pada 9 Mei 1783. Letusan klimaksnya terjadi pada 4 Agustus 1783 dan berlangsung selama 15 jam, menyemburkan batu membara dan aliran piroklastik dari kawah.
Kerusakan akibat letusan gunung berapi yang terletak sekitar 145 km barat laut dari pusat kota Tokyo tersebut memperburuk apa yang dikenal dengan Great Tenmei Famine, atau wabah kelaparan besar Tenmei.
Sebab, sebagian besar lahan pertanian produktif di Provinsi Shinano dan Kozuke di dekat Gunung Asama nyaris tak menghasilkan apapun selama empat atau lima tahun setelahnya.
Efek letusan Gunung Asama membuat kelaparan yang terjadi kian parah. Apalagi, cadangan makanan ludes sama sekali.
Letusan Gunung Asama pada 4 Agustus itu membunuh ribuan orang, ditambah 20.000 lebih kematian akibat kelaparan pasca-erupsi.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.