REQNews.com

Desmond: Kapolda Jabar Brengsek!

News

Jumat, 13 Desember 2019 - 19:30

Desmond J Mahesa (Foto: Istimewa)Desmond J Mahesa (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - "Dan saya protes keras ini khususnya kepada Kapolda Jawa Barat ya Pak Rudi, brengsek itu orang (Irjen Rudy)." Kalimat itu tercetus dari mulut Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa di Jakarta, Jumat 13 Desember 2019.

Ucapan itu sebagai kritik keras cara kepolisian dan satpol PP dalam menangani penggusuran rumah warga di RW 11 Kelurahan Tamansari Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Kamis 12 Desember 2019. Politikus Partai Gerindra ini pun mengaku sudah melihat video kebrutalan aparat saat penggusuran.

Diketahui, video itu memang beredar di media sosial. "Ya saya lihat videonya ya. Videonya itu luar bisa gitu loh. Berarti ada yang salah dengan aparat kemanan kita. Saya kecam ini. Masyarakat yang tidak bawa senjata, tidak melawan pun, kok digebuk?," kata Desmond.

 

"Saya kecam ini tindakan kepolisian seperti ini. Wajah kepolisia

n kan tidak seperti ini harusnya. Ada apa? Persoalannya polisi melindungi siapa? Melindungi pengusaha, pemerintahan dalam rangka penggusuran? Kalau itu wajah polisi, rusak gitu loh," ujarnya lagi.

Aktivis 98 itu protes keras kepada Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi yang tak berhasil melakukan penggusuran secara humanis. "Dan saya protes keras ini khususnya kepada Kapolda Jawa Barat ya Pak Rudi, brengsek itu orang (Irjen Rudy)," katanya.

Irjen Rudy layak dianggapnya layak dicopot oleh Kapolri Jenderal Idham Aziz. "Iya harus dievaluasi, Kapoldanya harus turun. Harus diganti oleh Idham," ujarnya.

Desmond menyayangkan peristiwa itu karena baru saja memperingati hari HAM se-dunia yang pada 10 Desember lalu. Harusnya menurut Desmond, kepolisian tak mempertontonkan kekerasan.

Bagi Desmond, kepolisian seharusnya menunjukkan wajah Polri yang berubah untuk mendukung pemerintahan yang baik, damai dan tidak ada konflik. "Kalau menurut saya kapolri harus copot Kapolda Jawa Barat. Ini kan yang dipertontonkan wajah brutalisme dan sadis gitu loh."

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung membongkar kawasan ini dengan alasan akan melanjutkan proyek pembangunan Rumah Deret (Rudet). Satpol PP mengklaim pembongkaran ini sudah sesuai prosedur.

"Kami sudah memberikan surat peringatan 1, 2 dan 3. Memang waktunya agak lama (SP2 ke SP3), tapi itu tidak berpengaruh manakala pemerintah akan melaksanakan pembangunan rumah deret maka akan segera diamankan dan ditertibkan," kata Kepala Satpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi.

Sementara, Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema menuturkan tengah menyelidiki video dugaan kekerasan aparat saat penggusuran Tamansari.
"Ini kan menyangkut video visualisasi sedang didalami," kata Irman di Mapolrestabes Bandung.

Redaktur : Safwan Hadi Rachman

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.