Lepas dari Istana, Ali Mochtar Ngabalin Ditampung Kementerian Kelautan dan Perikanan
JAKARTA, REQNews - Ali Mochtar Ngabalin, Politikus Partai Golkar itu tidak lagi bertugas di Istana Presiden. Kini dia dapat tugas baru di Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Senin kemarin, 20 Januari 2020, Edhy Prabowo Menteri Kelautan dan Perikana memperkenalkan pejabat baru dikementeriannya di The Alana Hotel, Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Edhy menjelaskan dirinya mengangkat 22 pejabat baru sebagai langkah KKP membangun sektor kelautan dan perikanan agar tidak salah melangkah.
"Komisi pemangku kepentingan juga menjadi ujung tombak dalam mengkomunikasikan dengan stakeholder kelautan dan perikanan," kata Edhy.
Salah satunya Ali Ngabalin dia ditempatkan pada Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik Kelautan dan Perikanan.
Ada sembilan orang di situ. Ali Ngabalin ditempatkan sebagai pembina, bersama dua orang lainnya. Muhammad dan Yugi Prayatna.
Komisi ini diketuai Effendi Gazali. Pakar komunikasi politik Universitas Indonesia. Dia dibantu tiga wakil ketua umum, sekretaris, dan wakil sekretaris.
Edhy juga mengangkat 13 penasihat menteri. Koordinatornya, Rokhmin Dahuri Mantan menteri kelautan dan perikanan di era Presiden SBY.
Pakar kelautan Universitas Hasanuddin, Prof Jamaludin Jompa juga dipanggil. Dia mendapat tugas sebagai penasihat bidang ekologi kelautan.
Effendi Gazali merangkap dua tugas sekaligus. Selain ketua Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik Kelautan dan Perikanan, dia juga masuk penasihat bidang komunikasi publik.
Edhy berharap dengan adanya penasihat menteri dan Komisi Pemangku Kepentingan dapat memberikan gagasan baru terkait kelautan Indonesia. Dia juga mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik ini selalu memberikan kebijakan melalui kajian akademis.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.