Maraknya Illegal Logging Karena Ada Celah untuk Lakukan Moral Hazard
JAKARTA, REQNews - Praktik penebangan pohon secara liar (illegal logging) masih marak terjadi walaupun aturan yang melarangnya sudah diundang-undangkan.
Seperti dilansir dari dpr.go.id, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi menyampaikan, maraknya illegal logging disebabkan beberapa hal, seperti kewenangan pembagian kebijakan masih bisa diintervensi serta ada celah untuk melakukan moral hazard (penyimpangan moral).
Ia menengarai oknum yang berani melakukan penebangan liar walaupun sudah dilarang oleh undang-undang hanyalah oknum, atau bahkan perusahaan nekat yang berpikir bahwa untuk mendapat untung banyak harus melakukan hal tak beretika itu. Sementara, menurut Viva, upaya dan keberanian Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menghentikan praktik illegal logging patut diberikan apresiasi.
“Oleh karena itu, apa yang telah dilakukan Ditjen Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK patut kita apresiasi, dan jangan lelah, jangan putus asa, jangan gentar. Kami akan terus mendorong dan memberikan support kepada KLHK dalam rangka untuk mencegah dan memberantas pembalakan liar. Karena ini adalah salah satu penyebab rusaknya alam hutan di Indonesia,” tegasnya ketika memimpin Tim Kunspek Komisi IV DPR RI meninjau kayu merbau Papua sitaan Ditjen Gakkum KLHK di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.
Di sisi lain, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengeluhkan besarnya biaya recovery kerusakan hutan saat ini sangat besar, karena meliputi aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Sehingga menurutnya memang lebih baik dilakukan upaya preventif guna mencegah kecurangan-kecurangan yang terjadi, dan ke depannya menyebabkan terjadinya kerusakan hutan di Indonesia tersebut.
“Sekali lagi Komisi IV DPR RI akan terus mengawal sesuai dengan amanah di Undang-Undang. UU Kehutanan maupun Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 dalam rangka untuk menciptakan alam Indonesia yang lestari, hutan yang bisa memberikan makna positif bagi masyarakat desa-hutan, dan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkas politisi dapil Jawa Timur X ini. (nls)
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.