Komnas Perempuan: Kasus Inses Mengintai Perempuan Indonesia
JAKARTA, REQnews - Hubungan seksual satu darah atau inses merupakan kasus kekerasan seksual terbanyak yang dialami anak perempuan tahun 2019. Hal itu diungkapkan oleh Komnas Perempuan.
Menurut Catatan Kekerasan Terhadap Perempuan dari Komnas Perempuan, dari 2.341 kasus kekerasan terhadap anak perempuan tahun ini, ada 770 kasus yang merupakan hubungan inses.
Angka ini yang paling besar dari kategori lainnya, yakni kekerasan seksual 571 kasus, kekerasan fisik 536 kasus, kekerasan psikis 319 kasus dan kekerasan ekonomi 145 kasus.
"Dominannya kasus inses dan kekerasan seksual terhadap anak perempuan menunjukkan bahwa perempuan sejak usia anak dalam situasi yang tidak aman dalam kehidupannya, bahkan oleh orang terdekat," ujar Komisioner Komnas Perempuan Mariana Amuriddin di Jakarta Pusat.
Hubungan inses juga didapati sebagai kasus dengan jumlah terbanyak dalam kekerasan seksual dalam ranah keluarga dan personal. Jumlahnya sebesar 822 kasus. Disusul perkosaan sebanyak 792 kasus dan persetubuhan sebanyak 503 kasus.
Sedangkan mengacu pada pelaku kekerasan seksual di ranah personal, pelaku dengan angka terbesar adalah pacar sebanyak 1.320 kasus. Disusul oleh ayah kandung dengan 618 kasus dan ayah tiri 469 kasus.
Pada pelaku ayah kandung, angka ini naik hampir dua kali lipat dari tahun lalu. Sebelumnya angka pelaku ayah kandung sebanyak 365 kasus. Juga sama pada pelaku ayah tiri jumlahnya yang meningkat drastis, yakni sebelumnya 163 kasus.
"Saya ingin memberikan satu kasus ketika orang mengira inses disebabkan orang tua satu kamar anak. Pada kenyataannya justru kebanyakan kasus inses itu dalam kamar terpisah. Di mana si ayah kandung memaksa memasuki kamar anak perempuannya," ujar Mariana.
Ia bercerita pada salah satu kasus yang ditangani Komnas Perempuan, seorang mahasiswi harus mengunci diri di kamar agar ayah kandungnya tidak masuk. Namun kunci kamarnya dibongkar oleh sang ayah.
Setelah berupaya mengganjal pintu dengan lemari, ayah kandungnya pun mendorong lemari tersebut hingga rusak. Akhirnya sang ayah berhasil memasuki kamar putrinya.
Redaktur : Ryan Virgiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
