REQNews.com

'Dosa' Abu Janda dan Mantan Kepala BIN Hendropriyono Hingga Dipolisikan Sultan Pontianak

News

Monday, 13 July 2020 - 00:00

 Permadi Arya alias Abu Janda (Foto:Istimewa)'Dosa' Abu Janda dan Mantan Kepala BIN Hendropriyono Hingga Dipolisikan Sultan Pontianak

JAKARTA, REQnews - Satu lagi pegiat media sosial Indonesia yang harus berurusan dengan pihak kepolisian. Usai Denny Siregar, kini giliran Abu Janda alias Arya Permadi yang diduga melakukan pencemaran nama baik. 

Abu Janda dilaporkan ke Polda Kalimantan Barat (Kalbar) karena diduga melecehkan nama baik Sultan Hamid II. Sang pelapor adalah Sultan Pontianak ke IX Kalimantan Barat, Syarif Machmud Melvin Alkadrie.

Tak cuma Arya Permadi, mantan Kepala BIN Hendropriyono, dan akun YouTube Agama Akal TV pun ikut dipolisikan. Informasi itu dibenarkan Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Dony Charles Go.

Ia mengatakan, laporan ini telah diterima pada Kamis 9 Juli lalu oleh penyidik. Laporan disebut berkaitan dengan penghinaan terhadap Sultan Hamid II, yang diduga diunggah ke akun YouTube Agama Akal TV.

"Laporan atas nama Syarif Machmud Melvin Alkadrie, dengan Nomor: STTP/351/VII/2020 tanggal 9 Juli 2020 dengan terlapor akun YouTube Agama Akal TV," kata Dony di Pontianak, Minggu 12 Juli 2020.

Ia menuturkan, laporan ini bermula pada 17 Juni 2020 saat pelapor berada di Istana Kesultanan Pontianak. Kala itu, pelapor membuka headphone dan membuka media sosial YouTube.

Lantas ditemukan akun YouTube dengan nama Agama Akal TV mengunggah video yang berjudul "Sultan Hamid II Part 1 A.M Hendropriyono.”

"Setelah melihat video, pelapor melakukan screenshot terhadap akun YouTube Agama Akal TV untuk dijadikan bukti melaporkan ke Polda Kalimantan Barat," kata Dony.

Pelaporan dilakukan menyusul unggahan di akun YouTube tersebut. Pelapor merasa nama Kesultanan Pontianak dicemarkan.

Selain itu juga para keturunan kesultanan Pontianak, tidak terima dengan unggahan tersebut kemudian melaporkan ke Polda Kalbar. "Saat ini penyidik tengah memeriksa dan mempelajari laporan itu,” ujarnya. 

Redaktur : Rani

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.