REQNews.com

Terbang Gak Lagi Pakai Rapid-Swab Test, Ini Kata Satgas COVID-19

News

Rabu, 26 Agustus 2020 - 10:10

Ilustrasi Swab (Foto:Istimewa)Terbang Gak Lagi Pakai Rapid-Swab Test, Ini Kata Satgas COVID-19

JAKARTA, REQnews - Pemerintah berencana menghapus syarat rapid test maupun SWAB Covid-19 dalam bertransportasi termasuk penerbangan. Kabar itu pun langsung ditanggapi Juru Bicara sekaligus Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Saat ini, kata dia, Satgas Penanganan Covid-19 masih melakukan kajian terhadap penghapusan syarat tersebut. "Kami sedang melakukan review terhadap penggunaan rapid test untuk pelaku perjalanan dan sekarang belum selesai kajiannya," ujarnya dalam keterangan pers dari Kantor Presiden, Jakarta, sebagaimana disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa 25 Agustus 2020.

Ia pun berjanji segera mengumumkan kepada publik apabila kajian itu telah selesai dilakukan. Wiku pun kembali mengingatkan fungsi rapid test bukan untuk diagnosis Covid-19. Rapid test digunakan untuk proses screening.

"Dan proses screening ini apabila ada yang reaktif maka akan dilanjutkan dengan tes swab menggunakan PCR. Jadi kembali lagi kami tegaskan rapid test bukan alat diagnostik," kata Wiku.

Rencana penghapusan syarat rapid test Covid-19 dalam bertransportasi pun sudah menuai tanggapan dari otoritas perhubungan.

"Pastinya dilibatkan, tapi kalau itu kan keputusan tingkat tinggi. Kami monitor saja," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto. 

"Kami tugasnya melayani. Kalau masalah itu bisa menangkal atau tidak segala macam harus ada pembuktian. Jadi kami tidak ikut itu, intinya gugus tugas atau satgas memutuskan apa itu yang akan kami ikuti. Kami harus memastikan regulasi kami sesuai dengan gugus tugas atau satgas dan Kemenkes. Karena kan kalau ngomong protokol kesehatan itu kan kewenangannya di mereka," kata dia lagi.

Sejalan dengan itu, Kemenhub sendiri sedang mengumpulkan data mengenai dampak penerapan protokol kesehatan terhadap minat masyarakat dalam bertransportasi. Data ini diambil dari pengguna jasa transportasi hingga penyedia jasa seperti airline.

Redaktur : Rani

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.