Dulu LGBT di TNI karena Operasi Militer, Kini Akibat Nonton Film Pisang di WA
JAKARTA, REQNews - Terungkap, ternyata orientasi seksual LGBT ikut berkembang di kalangan Tentara Nasional Indonesi dan juga polri. Bahkan sampai ada kelompok persatuan LGBT TNI - Polri.
Ketua Kamar Militer Mahkamah Agung Mayor Jenderal (Purn) Burhan Dahlan mengungkapkan kabar tersebut dia mendapatkan ketika ia diajak berdiskusi di Markas Besar TNI Angkatan Darat.
"Ternyata mereka menyampaikan kepada saya sudah ada kelompok-kelompok baru, kelompok persatuan LGBT TNI-Polri," ungkapnya.
Burhan mengatakan fenomena LGBT di kalangan TNI bukan hal baru, karena dirinya juga pernah menangani kasus yang sama di tahun 2008
Namun menurutnya alasannya sangat berbeda. Kalau dahulu penyimpangan bisa timbul akibat psikologis yang terguncang pascaoperasi militer.
Salah satunya dia tangani adalah seorang anggota TNI yang penyimpangan setelah pulang dari operasi militer di Timor Timur.
Saking hebatnya operasi militer tersebut berlangsung, lantas membentuk perasaan, pikiran serta mentalnya. Bahkan ketika pelaku kembali ke Makassar, ia tidak lagi menyenangi sang istri.
"Pulang ke home base di Makassar dia tidak menyenangi istrinya lagi, bahkan dia menjadi penyenang kaum laki-laki," ujarnya.
Saat itu, Burhan tidak memberikan hukuman kepada anggota TNI tersebut. Melainkan meminta komandannya untuk segera disembuhkan secara total.
Namun sekarang, Burhan mengatakan berkembangnya kasus LGBT karena faktor lingkungan, seperti banyaknya menonton dari WA, menonton video dan sebagainya.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.